Berita

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar usai berdiskusi dengan Direktur Utama LPP TVRI, Imam Brotoseno, di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat. (Foto: Kemenko PM)

Nusantara

Hak Siar Piala Dunia di TVRI Harus Dimanfaatkan Gerakan Ekonomi

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 03:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI resmi memegang hak siar Piala Dunia 2026. Pencapaian ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar usai berdiskusi dengan Direktur Utama LPP TVRI, Imam Brotoseno, di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Jumat 9 Januari 2026.

Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, Piala Dunia merupakan pesta olahraga global yang tidak hanya menjadi magnet bagi para pecinta sepak bola, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan ekonomi kreatif.


“Piala Dunia ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga momentum ekonomi. Jika dikelola dengan baik, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Cak Imin.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, TVRI memiliki keunggulan jaringan siaran yang luas hingga ke pelosok tanah air. Dengan demikian, penonton Piala Dunia tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi menjangkau seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah.

“Jaringan TVRI yang menjangkau seluruh Indonesia menjadi kekuatan besar. Ini bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari UMKM, komunitas, hingga kegiatan ekonomi berbasis kerakyatan,” jelasnya.

Cak Imin berharap kolaborasi antara pemerintah dan TVRI dapat terus diperkuat agar momentum siaran Piala Dunia benar-benar memberi nilai tambah, tidak hanya dari sisi hiburan dan informasi, tetapi juga dari sisi kesejahteraan masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya