Berita

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menghadiri Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) Gugus Depan JB.05.043-05.044 Teuku Umar-Cut Nya Dien di halaman SDN Kebon Jeruk 11 pagi Jakarta Barat.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 02:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 190 pelajar mengikuti Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) Gugus Depan JB.05.043-05.044 Teuku Umar-Cut Nya Dien yang berlangsung selama dua hari, pada 9-10 Januari 2025 di halaman SDN Kebon Jeruk 11 pagi Jakarta Barat.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, ikut riang gembira bersama para siswa. 

Ia mengatakan, Perjusa merupakan kegiatan kepramukaan yang dilakukan di sekolah untuk membentuk karakter yang nyata untuk melatih bersosialisasi, berbagi dan nilai lainnya. 
 

 
"Kegiatan ini adalah bentuk pendidikan karakter yang nyata, di mana anak-anak berlatih bagaimana bersosialisasi, berbagi, dan nilai-nilai lainnya," kata Nahdiana saat dikonfirmasi didampingi Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Diding Wahyudin, Jumat 9 Januari 2026.

Dikatakan Nahdiana, lantaran kegiatan dilaksabakan pada Jumat dan Sabtu sehingga ada unsur Wiyata Mandala.

"Anggota Pramuka dapat mengenal lingkungan sekolah secara lebih nyata, baik pada situasi malam hari maupun pagi hari. Hal ini berbeda dengan keseharian mereka yang biasanya hanya berada di sekolah selama jam pelajaran berlangsung," kata Nahdiana.

Selain itu, diungkapkan Nahdiana, pihaknya sedang mengembangkan konsep 'Urban Scouting' atau kepramukaan perkotaan, khususnya untuk di Jakarta. 

Kepramukaan di Jakarta tidak hanya sekadar kegiatan yang sudah lama ada, tetapi bagaimana anak-anak dapat bertahan hidup (survive) di kota besar.

"Terpenting dalam konsep pendidikan ini adalah pendidikan perilaku. Di tengah kesibukan kota besar seperti Jakarta, anak-anak diharapkan mampu membaca tanda-tanda di perkotaan dan menjadikannya sebagai sebuah ketangkasan dalam kepramukaan," kata Nahdiana.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada anak-anak saja. Jika sekolah dapat menjadi sebuah ekosistem yang utuh yakni mulai dari para pembina, Bapak dan Ibu guru, hingga seluruh warga sekolah, maka ini akan menjadi sebuah gerakan.

"Kita harus memastikan bahwa di Jakarta, sebagai kota global yang berbudaya, tingkat kepedulian dan kepekaan sosial tetap terjaga. Kita ingin membangun budaya peduli satu sama lain, bukan sikap antisosial," kata Nahdiana. 

Salah satu pilar pendidikan adalah sikap (attitude), sambung Nahdiana, anak-anak bisa tangguh menghadapi kemajuan dan hiruk-pikuk kota besar, namun tetap memiliki karakter kearifan lokal, seperti budaya antre dan rasa peduli.

"Kami berharap, ketika sekolah, rumah, dan masyarakat dapat berkolaborasi dalam sebuah orkestrasi yang baik, insyaallah anak-anak kita akan memiliki lingkungan yang nyaman untuk tumbuh dan berkembang," harap Nahdiana.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SDN 11 Kebon Jeruk Pagi, Nurhayati menjelaskan, kegiatan diikuti sekitar 190 peserta didik kelas 5 dan 6, yang berlangsung selama 2 hari Jumat dan Sabtu. 

"Nantinya para pesrta akan membentuk kepribadian anak yang luar biasa depan harapan kita menjadi unggul untuk DKI Jakarta," kata Nurhayati.

Lebih lanjut, Nurhayati menambahkan, perkemahan Pramuka adalah gerakan untuk melatih kemandirian anak-anak yang tadinya tergantung pada orang tua mulai dari bangun tidur dan mandi mulai belajar bangun sendiri. 

"Mereka harus bisa kerjasama juga saling mandiri dengan teman-temannya selama satu grup berkemah," pungkas Nurhayati.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya