Berita

Presiden Prabowo Subianto di acara Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Wakil Kepala BGN Ungkap Bahasan Retret Hambalang yang Tak Boleh Dibuka ke Publik

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 22:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengungkapkan sejumlah hal penting yang dibahas dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa lalu, 6 Januari 2025. 

Dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikutip Jumat, 9 Januari 2026, Nanik menjelaskan bahwa retret berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 21.00 WIB dengan jeda makan dan salat. 

Awalnya Presiden Prabowo Subianto membolehkan media meliput saat beliau menjelaskan capaian satu tahun pemerintahan, namun pembahasan menjadi tertutup ketika Kepala Negara mulai masuk pada isu geopolitik dan kebocoran besar kekayaan negara.


Menurutnya memang tidak semua materi dalam forum tersebut boleh disampaikan ke publik karena menyangkut strategi negara.

Nanik menyebut Presiden memaparkan data hilangnya ratusan hingga ribuan triliun rupiah per tahun yang dibawa ke luar negeri, mulai dari persoalan manajemen BUMN, under invoicing, hingga kebun sawit ilegal yang terjadi selama 31 tahun. 

“Ada strategi yg tidak boleh disampaikan ke khalayak lewat media, karena menyangkut pertahanan negara kita dan strategi geopolitik kita,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, lanjut Nanik, Presiden juga mengajak seluruh jajaran kabinet untuk menyudahi kejahatan ekonomi masif yang dilakukan segelintir pihak. Presiden bahkan mempersilakan pejabat yang tidak seirama untuk mundur. 

"Pak Prabowo juga mempersilahkan anggota Kabinet untuk balik badan alias mundur kalau tidak punya tekat dan seirama  dengan dirinya untuk menghentikan pembobolan duit hasil SDA tersebut,” kata dia.

Suasana retret disebut berlangsung emosional. Para peserta menitikkan air mata saat ditayangkan video penderitaan rakyat, namun juga diliputi rasa marah ketika melihat angka-angka kebocoran kekayaan negara dari sektor sumber daya alam.

Di akhir pernyataannya, Nanik menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. 

“Saya optimis Pak Prabowo bisa menghentikan pembobolan uang dari hasil SDA, tidak ada kata terlambat meski kalau lihat angkanya yang dibobol bikin sakit perut gak hilang-hilang sampai pagi ini,” pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya