Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Curhat Disindir Prabowo saat Retret: “Deg Saya”

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto menyindir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat retret kabinet kedua di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026. Sindiran tersebut diungkapkan langsung oleh Purbaya usai konferensi pers APBN pada Kamis, 8 Januari 2026.

Purbaya menceritakan, dalam forum retret tersebut Presiden Prabowo sempat melontarkan pertanyaan mengenai apakah pemerintah akan terus dibohongi oleh aparat pajak dan bea cukai. Meski tidak disampaikan secara langsung kepadanya, Purbaya merasa pernyataan tersebut merupakan pesan khusus yang ditujukan kepada dirinya.

“Saya disindir lagi dalam pertemuan kemarin dengan Presiden di Hambalang. Beliau bilang, apakah kita mau terus dikibuli oleh orang pajak dan bea cukai. Itu pesan ke saya dari Presiden. Walaupun beliau tidak melihat ke saya, tapi deg ke sini,” ujar Purbaya sambil menepuk dada.


Menurut Purbaya, Presiden Prabowo menyoroti masih maraknya praktik under invoicing yang melibatkan oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), serta praktik penghindaran pajak yang juga menyeret oknum di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“Ada praktik under invoicing yang masih besar dan belum terdeteksi di pajak maupun bea cukai,” ungkapnya.

Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap organisasi DJP dan DJBC guna meningkatkan disiplin serta profesionalisme aparatur di dalamnya.

“Dalam waktu satu sampai dua bulan ke depan akan kita perbaiki perpajakan kita, termasuk penguatan sistem-sistem seperti Coretax dan lainnya. Kita juga akan lihat apakah masih ada pegawai yang bermain-main. Sepertinya masih ada, dan itu akan kita bereskan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait Bea Cukai, Purbaya menegaskan akan ada sanksi tegas bagi pegawai yang tidak menunjukkan perbaikan kinerja.

“Untuk Bea Cukai, ancamannya jelas. Kalau tidak bisa memperbaiki kinerja dalam setahun, betul-betul akan dirumahkan. Saya ingin menyelamatkan 16 ribu pegawai agar tetap bekerja, tapi hanya yang kinerjanya baik. Yang buruk-buruk akan kita rumahkan. Saya akan petakan betul,” tandas Purbaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya