Berita

Presiden Prabowo Subianto memberikan kotak berisi buku rekening bonus ke atlet SEA Games 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Momen Prabowo Serahkan Bonus secara Simbolik ke Delapan Atlet SEA Games

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 17:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus secara simbolik kepada delapan perwakilan atlet peraih medali SEA Games 2025 dalam sebuah acara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, kedelapan atlet tersebut berdiri di barisan terdepan menghadap ratusan atlet lainnya yang duduk rapi menyaksikan prosesi penyerahan bonus oleh Kepala Negara.

Delapan atlet yang menerima bonus simbolik itu mewakili berbagai cabang olahraga dan capaian medali. 


Mereka terdiri atas peraih medali emas Triathlon Martina Ayu Pratiwi; peraih emas cabang Wushu Edgar Xavier Marvelo; peraih emas cabang Skateboard Bashar Gaeto; peraih emas cabang Dayung Yadi; serta peraih emas dari cabang Ice Hockey Rizky Akira.

Selain itu, turut hadir peraih medali perak cabang Badminton beregu Rachel Allessya Rose; peraih medali perak cabang Berkuda nomor tunggang serasi beregu Dara Ninggar Prameswari; serta peraih medali perunggu cabang Sepak Takraw beregu, Lena.

Presiden menyerahkan sebuah kotak berisi buku rekening yang memuat dana bonus sebagai bentuk apresiasi negara atas prestasi mereka di ajang internasional.

Untuk atlet peraih medali emas kategori tunggal, pemerintah memberikan bonus sebesar Rp1 miliar. Sementara itu, peraih emas kategori beregu menerima bonus sebesar Rp500 juta per orang.

Adapun atlet peraih medali perak kategori beregu memperoleh bonus sebesar Rp250 juta per orang, sedangkan peraih medali perunggu kategori beregu menerima Rp110.250.000 per orang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya