Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Fahira Idris:

Swasembada Beras Jadi Pencapaian Strategis Bangsa

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras merupakan pencapaian strategis bangsa di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari perubahan iklim, konflik geopolitik, hingga gangguan rantai pasok pangan dunia.

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, bagi Indonesia swasembada beras bukan sekadar capaian sektor pertanian, melainkan penanda penting kedaulatan nasional. Ini karena, beras bukan hanya komoditas pangan, tetapi denyut nadi kehidupan rakyat.

“Indonesia menegaskan kemandirian dan martabat sebagai bangsa agraris yang berdiri di atas kaki sendiri," kata Fahira melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.


Fahira menilai swasembada beras memiliki dimensi strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Harga beras yang terkendali berarti menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah yang sebagian besar pengeluarannya terserap untuk pangan. 

Melalui produksi nasional yang kuat dan stok yang memadai, negara memiliki instrumen lebih besar untuk melindungi rakyat dari gejolak harga dan spekulasi pasar.

Capaian ini juga mencerminkan kerja kolektif banyak pihak, mulai dari petani yang bertahan di tengah tantangan iklim dan alih fungsi lahan, hingga pemerintah yang memperkuat irigasi, pupuk, benih, mekanisasi, serta kebijakan peningkatan produktivitas. 

“Swasembada beras adalah bukti bahwa pembangunan sektor hulu pangan, yang sering kurang mendapat sorotan, sesungguhnya merupakan penyangga utama kehidupan bangsa,” pungkas Fahira.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya