Berita

Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada November 2025. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pengangguran Aceh Diperkirakan Melonjak 13 Persen

Buntut Bencana Hidrometeorologi
KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 14:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada November 2025 diperkirakan berdampak signifikan terhadap kondisi ketenagakerjaan. 

Angka pengangguran di Aceh diproyeksikan melonjak hingga 13 persen pada tahun 2026 akibat rusaknya lahan pertanian masyarakat yang menjadi sumber utama mata pencaharian.

"Perkiraan lonjakan angka pengangguran ini adalah hasil estimasi awal dari terdampaknya area lahan pertanian atau sawah masyarakat akibat bencana banjir," kata Analis Kebijakan Publik Saman Strategic Indonesia (SSI), Jabal Ali Husin Sab, dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis 8 Januari 2026.


Menurut Jabal, hampir sepertiga lahan sawah di Aceh mengalami kerusakan akibat bencana. Kondisi ini berpotensi menyebabkan sepertiga tenaga kerja di sektor pertanian kehilangan pekerjaan karena tidak dapat menggarap lahan seperti sebelumnya.

"Luas area panen padi Aceh pada tahun 2024 sekitar 301.196 hektare, sementara lahan sawah terdampak bencana sekitar 89 ribu Ha atau hampir sepertiga area sawah terdampak bencana," ujar Jabal.

Data Sensus Pertanian 2023 tahap I, jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) di Aceh tercatat sekitar 646.223 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar sepertiganya atau kurang lebih 200 ribu orang berpotensi terdampak langsung akibat kerusakan lahan sawah.

"Berdasarkan estimasi awal, dari area sawah yang terdampak, maka dapat diperkirakan bahwa sekitar 200 ribu orang yang bekerja di sektor pertanian di Aceh terancam tidak dapat menggarap area sawah di tahun 2026 alias tegolong sebagai pengangguran," ujar Jabal.

Jabal menambahkan, hilangnya aktivitas pertanian akibat bencana berpotensi melahirkan pengangguran baru dalam jumlah besar pada tahun 2026, yakni sekitar 200 ribu orang.

"Jika kita membandingkan dengan jumlah angkatan kerja Aceh di tahun 2024 yang berjumlah 2,60 juta jiwa, berarti angka pengangguran di Aceh yang bertambah diperkirakan sekitar 8 persen," kata Jabal dikutip dati RMOLAceh.

Dengan akumulasi tersebut, Jabal memperkirakan tingkat pengangguran di Aceh pada tahun 2026 dapat melonjak hingga menyentuh angka 13 persen.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya