Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Sempat Menguat, Bitcoin Stuck di Kisaran 90.000 Dolar AS

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin turun sekitar 2,76 persen dalam 24 jam terakhir dan berada di level 90.129 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Kamis 8 Januari 2026.

Pergerakan ini sejalan dengan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan yang tercatat turun 2,88 persen. Tekanan muncul dari kombinasi faktor teknikal, pergerakan investor, dan kondisi makroekonomi global.

Dari sisi teknikal, Bitcoin sempat menguji level resistensi 94.000 Dolar AS pada 6 Januari, namun gagal menembus area tersebut. Penolakan terjadi akibat kuatnya tekanan jual yang terlihat dari penumpukan likuiditas sell-wall senilai sekitar 4,7 miliar Dolar AS di sejumlah bursa besar seperti Binance. Level ini telah berulang kali menahan reli Bitcoin sejak akhir Desember.


Di sisi lain, minat investor mulai bergeser ke aset kripto lain. Rotasi dana ke altcoin, khususnya Solana, terlihat dari melonjaknya volume perdagangan ETF spot Solana yang mencapai US$220 juta pada 6 Januari, atau naik sekitar 80 persen dibandingkan Oktober. Perpindahan modal ini turut mengurangi daya dorong Bitcoin dalam jangka pendek.

Tekanan juga datang dari faktor makroekonomi. CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, menilai arus masuk modal ke Bitcoin mulai mengering, seiring meningkatnya minat investor institusi terhadap pasar saham dan logam mulia. Kondisi ini mencerminkan sikap investor yang lebih berhati-hati di tengah ketidakpastian global.

Ke depan, perhatian pasar tertuju pada apakah Bitcoin mampu bertahan di level 88.500 Dolar AS, terutama jika data inflasi Amerika Serikat (CPI) yang akan dirilis pekan ini memberikan kejutan bagi pasar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya