Berita

Foto fosil yang ditemukan di Casablanca, Maroko (Foto: CNN)

Dunia

Penemuan Fosil Purba di Maroko Ungkap Periode Misterius Evolusi Manusia

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 11:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Fosil manusia purba berusia 773 ribu tahun ditemukan di sebuah gua bernama Grotte à Hominidés di Thomas Quarry, Casablanca, Maroko. 

Temuan ini dianggap penting karena menjadi fosil hominin pertama dari periode yang selama ini kurang dipahami dalam sejarah evolusi manusia.  

Fosil yang ditemukan berupa tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha. 


Paleoantropolog dari Collège de France dan Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, Leipzig, Jerman, Jean-Jacques Hublin menyebut penemuan ini mengisi celah pengetahuan antara fosil berusia satu juta tahun dan 500 ribu tahun yang sebelumnya hampir tidak ada di Afrika.  

“Ada banyak fosil hominin di Afrika hingga sekitar satu juta tahun lalu, tetapi setelah itu ada loncatan ke sekitar 500 ribu tahun, dan dalam celah ini kita hampir tidak punya apa-apa. Sangat menarik memiliki fosil tepat di tengah celah ini,” ujarnya, seperti dikutip pada Kamis, 8 Januari 2026. 

Analisis CT scan menunjukkan fosil tersebut memiliki ciri campuran antara primitif dan lebih maju. Misalnya, tidak memiliki dagu seperti Homo sapiens, tetapi gigi dan fitur dentalnya mirip dengan manusia modern maupun Neanderthal. 

Penanggalan dilakukan dengan teknik paleomagnetisme, yang mendeteksi tanda geologis dari pembalikan kutub magnet bumi, tepat pada transisi Matuyama-Brunhes 773 ribu tahun lalu.  

Ahli geologi dari Universitas Milan, Serena Perini menegaskan teknik ini memungkinkan tim menempatkan keberadaan hominin dalam kerangka kronologi yang sangat presisi.

Fosil tersebut diyakini memberi petunjuk tentang nenek moyang bersama Homo sapiens, Neanderthal, dan Denisovan. 

Antonio Rosas dari National Museum of Natural Sciences, Madrid, menyebut sosok nenek moyang tersebut sebagai "figur yang sulit dipahami" dan menekankan pentingnya mengidentifikasi fosil yang tepat untuk memahami arah perubahan evolusi berikutnya.  

"Perdebatan tentang fosil mana yang mungkin mewakili simpul evolusi penting ini masih berlanjut, dan mengidentifikasi leluhur ini dengan benar sangat penting untuk memahami arah perubahan evolusi selanjutnya,” ujarnya.

Meski belum diberi nama resmi, para ilmuan dalam penelitian tersebut menyebut fosil Maroko ini menyerupai Homo erectus namun juga dekat dengan leluhur manusia modern. 

Seorang asisten profesor di departemen antropologi di Universitas Stony Brook, Carrie Mongle mengatakan penelitian baru ini menekankan pentingnya Afrika untuk memahami munculnya manusia modern.

“Fosil hominin apa pun dari periode waktu kritis ini memberikan jendela baru yang menarik ke dalam evolusi manusia,” pungkasnya.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya