Berita

Paus Leo XIV dalam perayaan Penutupan Tahun Yubelium, Tahun Pengharapan 2025 di Basilika Santo Petrus, Vatikan. (Foto: Dokumentasi Pemuda Katolik)

Dunia

Hadiri Penutupan Tahun Yubelium di Vatikan

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

RABU, 07 JANUARI 2026 | 23:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, bersama ribuan umat Katolik dari berbagai negara hadir langsung dalam perayaan Penutupan Tahun Yubelium, Tahun Pengharapan 2025 di Basilika Santo Petrus, Vatikan pada Selasa, 6 Januari 2026, pukul 10.00 waktu Roma.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Paus Leo XIV, diawali dengan prosesi sakral penutupan Porta Santa (Pintu Suci) sebagai simbol berakhirnya masa rahmat khusus Tahun Yubelium.

Perayaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Misa Epifani (Penampakan Tuhan) yang diikuti sekitar 5.800 umat, termasuk anggota Korps Diplomatik yang terakreditasi di Takhta Suci Vatikan.


“Puji Tuhan, saya berkesempatan hadir langsung dalam momen penutupan Porta Santa di Vatikan. Ini sungguh waktu yang indah dan penuh makna, bisa berkumpul dan berdoa bersama umat Katolik dari seluruh dunia,” ujar Gusma dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.

Usai mengikuti perayaan Ekaristi, Gusma mengajak seluruh umat Katolik, khususnya di Indonesia untuk terus melanjutkan semangat ziarah, doa, dan pertobatan, meskipun secara resmi Tahun Yubelium telah berakhir.

“Meski Porta Santa telah ditutup, semangat Tahun Yubelium tidak boleh berhenti. Saya berharap umat Katolik tetap rajin berdoa, setia dalam peziarahan iman, dan terus memohon kebaikan bagi dunia serta bangsa Indonesia,” tegasnya.

Selain mengikuti prosesi penutupan Tahun Yubelium, Gusma juga menyempatkan diri berdoa di makam Paus Fransiskus. Dalam doa tersebut, ia mengenang secara khusus momen perjumpaan Paus Fransiskus dengan para tokoh pemuda lintas iman asal Indonesia.

“Saat berdoa di makam Paus Fransiskus, saya teringat pertemuan kami bersama para pemuda lintas iman dalam deklarasi Jakarta-Vatikan pada Agustus 2024, yang kemudian berlanjut saat kunjungan Paus ke Indonesia pada September 2024. Pesan beliau selalu konsisten: sebarkan perdamaian, bangun persaudaraan, dan rawat kemanusiaan,” ungkap Gusma.

Di kesempatan berbeda, Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo dalam khotbahnya beberapa hari lalu, mengajak umat semakin terus menabur benih-benih pengharapan dan kebaikan.

"Semoga peziarahan kita sepanjang tahun suci memperdalam iman kita dan mendorong kita semua untuk terus menjadi peziarah dan penabur-penabur pengharapan, meski tahun suci sudah berakhir kita terus diharapkan menjadi peziarah dan penabur harapan yang semakin giat," kata Suharyo dalam khotbahnya.

Sebagai informasi, Tahun Yubelium 2025 yang berlangsung lebih dari satu tahun telah menjadi magnet rohani bagi jutaan peziarah dari seluruh dunia. Selain Basilika Santo Petrus, tiga basilika utama lainnya di Roma juga menjadi pusat ziarah, yakni Basilika Santo Paulus di Luar Tembok, Basilika Santo Yohanes Lateran, dan Basilika Santa Maria Maggiore.

Di keempat basilika tersebut, setiap hari sejak pagi hingga senja, lantunan doa dan nyanyian terdengar dalam berbagai bahasa – mulai dari Inggris, Prancis, Spanyol, Jepang, Tiongkok, Korea, Filipina, Portugis, hingga Indonesia. Hal itu menjadi tanda nyata wajah Gereja yang universal, beragam, namun tetap satu dalam iman dan harapan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya