Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Program Waste to Energy Dimulai, Eddy Soeparno Bicara Pentingnya Kesiapan Daerah

RABU, 07 JANUARI 2026 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan pemerintah segera memulai pembangunan proyek "Waste to Energy" atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang akan diluncurkan di 34 titik. 

Menurut Prasetyo, PSEL merupakan bagian dari program hilirisasi yang akan dilakukan peletakan batu pertama pada bulan ini hingga Maret mendatang.

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan rasa syukur dan menegaskan kembali dukungannya untuk program Waste to Energy ini. 


"Terobosan Presiden Prabowo dengan program WTE menjadi kebijakan penting dalam memenuhi hak warga untuk lingkungan hidup yang bersih dan sehat sekaligus menghasilkan energi terbarukan," kata Eddy kepada wartawan di Jakarta, Rabu 7 Januari 2025.

Dia juga menyampaikan bahwa selama terlibat dalam penyusunan Perpres 109/2025 tentang WTE banyak masukan yang disampaikan untuk memastikan implementasi program berjalan lancar. 

"Dalam pembahasan Perpres 109/2025 kami ikut memberikan masukan agar program ini bisa sinergi dengan kesiapan daerah mulai dari pemda, perangkat hingga  warga dalam implementasinya," tambah Eddy. 

Selama fase persiapan program Waste to Energy, Eddy Soeparno menyampaikan ia terus menjalin dialog dengan Walikota di beberapa daerah prioritas penerapan program. 

Menurut Eddy, dalam dialog tersebut ada banyak aspirasi yang disampaikan kepala daerah terkait pelaksanaan program ini. 

"Berbagai aspirasi disampaikan seperti misalnya mengenai upaya memaksimalkan kapasitas 1000 ton hingga bagaimana agar program WTE ini sejalan dengan upaya mengubah perilaku masyarakat di hulu-nya," lanjut Eddy. 

Wakil Ketua Umum PAN ini juga menyampaikan pentingnya daerah mempersiapkan masa transisi selama program ini dipersiapkan, khususnya menghadapi lonjakan sampah di lebaran atau menjelang hari-hari besar lainnya. 

"Persiapan masa transisi ini dapat dilakukan dengan penguatan layanan dasar pengelolaan sampah, optimalisasi pengangkutan sampah, penataan tempat penampungan sementara, serta penertiban praktik pembuangan liar," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya