Berita

Maria Corina Machado (Tangkapan layar RMOL dari siaran Fox News)

Dunia

Pemimpin Oposisi Venezuela Machado Sesumbar akan Menangkan Pemilu

RABU, 07 JANUARI 2026 | 09:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin utama oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, menyatakan akan segera kembali ke negaranya setelah Presiden Nicolas Maduro diculik dan ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan Fox News, Machado mengatakan bahwa gerakan oposisi kini siap memenangkan pemilu yang bebas dan adil.

“Saya berencana kembali ke Venezuela secepat mungkin,” ujar Machado, seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 7 Oktober 2026.


Ia menegaskan bahwa proses transisi politik harus segera berjalan dan menyatakan keyakinannya bahwa oposisi akan meraih kemenangan telak apabila pemilu digelar secara jujur dan adil.

“Dalam pemilu yang bebas dan jujur, kami akan memenangkan lebih dari 90 persen suara,” tegasnya.

Namun demikian, situasi politik Venezuela dinilai masih jauh dari stabil. Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru mempertimbangkan kerja sama sementara dengan Presiden interim Delcy Rodriguez, yang dikenal sebagai sekutu lama Maduro, demi menjaga stabilitas negara. Sikap tersebut mengecewakan kubu oposisi dan memicu kegelisahan di dalam negeri.

Trump menilai pelaksanaan pemilu cepat belum realistis. “Negara ini harus diperbaiki terlebih dahulu. Tidak mungkin rakyat bisa langsung memilih,” kata Trump kepada NBC, menanggapi usulan tenggat waktu 30 hari.

Meski Maduro telah ditangkap di Caracas, loyalis Partai Sosialis masih menguasai berbagai institusi negara, termasuk militer dan aparat keamanan. Di sisi lain, Machado juga tengah menghadapi penyelidikan atas tuduhan menghasut pemberontakan di tubuh militer.

Sejumlah pendukung oposisi dan pengamat internasional meyakini bahwa oposisi sebenarnya memenangkan pemilu 2024, namun hasilnya dicurangi. Machado sendiri diketahui dilarang mengikuti pemilu tersebut.

Machado turut melontarkan kritik keras terhadap Delcy Rodriguez yang kini memimpin pemerintahan sementara. “Dia adalah salah satu arsitek utama penyiksaan, penganiayaan, korupsi, dan perdagangan narkoba,” ujar Machado, sembari menyinggung kedekatan Rodriguez dengan Rusia, China, dan Iran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya