Berita

Ketua Umum SAKTI, Syofyan El Comandante (kedua dari kanan) bersama jajarannya di depan Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Dokumentasi SAKTI)

Politik

Serikat Awak Kapal Kecam Aksi Imperialisme AS ke Venezuela

RABU, 07 JANUARI 2026 | 05:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelaut Indonesia yang tergabung dalam Serikat Awak Kapal Transportasi Indonesia (SAKTI) turut menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Januari 2026.                    

SAKTI bersama kelompok buruh seperti KASBI, Gebrak, Forum Buruh Nasional, hingga GSBI mengutuk agresi militer AS di Venezuela.

“Hari ini kami bersama kawan-kawan masyarakat sipil melakukan aksi solidaritas untuk rakyat Venezuela. Kami mengutuk dan mengecam tindakan invasi yang dilakukan Amerika terhadap sebuah negara berdaulat,” ujar Ketua Umum SAKTI, Syofyan El Comandante. 


Lanjut dia, tindakan Presiden AS Donald Trump sangat membahayakan bagi kemerdekaan suatu bangsa dan perdamaian dunia.

“Bukankah kemerdekaan adalah hak segala bangsa? Tindakan invasi Amerika tersebut adalah signal baru dari imperialisme,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya