Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Bisnis

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Buntut Invasi AS ke Venezuela
RABU, 07 JANUARI 2026 | 01:02 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah diminta antisipasi dampak ekonomi pasca-invasi AS ke Venezuela. Meski saat ini harga minyak masih stabil namun pemerintah perlu segera membuat rencana aksi (action plan) dan rencana cadangan (back-up plan). 

Hal itu disampaikan Ketua MPP PKS, Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2025.  

“Iklim politik dan ekonomi global akan bergerak dinamis sehingga menyebabkan ketidakstabilan. Karena itu pemerintah perlu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi,” ujar Mulyanto.


Anggota Komisi Energi DPR periode 2019-2024 ini melihat saat ini pasar menunjukkan respons yang relatif tenang dan rasional. Harga minyak global masih bertahan di kisaran 55–65 Dolar AS per barel, mencerminkan penilaian pasar bahwa eskalasi politik tersebut belum menimbulkan gangguan nyata terhadap pasokan fisik minyak dunia. 

Namun Mulyanto minta pemerintah jangan terlena dengan stabilitas harga yang suatu saat bisa berubah drastis ini.

“Faktor utama yang membentuk harga minyak saat ini bukanlah konflik geopolitik semata, melainkan perlambatan permintaan global. Ekonomi dunia belum pulih sepenuhnya, pertumbuhan Tiongkok masih terbatas, Eropa stagnan, dan Amerika Serikat sendiri menjaga agar inflasi tidak kembali meningkat,” jelasnya.

Di sisi lain, OPEC+ belum mengambil langkah pemangkasan produksi yang agresif, sehingga suplai global relatif terjaga. 

“Tanpa gangguan besar atau keputusan produksi drastis, harga minyak tidak akan melonjak. Dalam konteks tersebut, skenario harga minyak moderat sekitar 60 Dolar AS per barel adalah yang paling realistis untuk beberapa waktu ke depan,” terang Mulyanto. 

Mulyanto menjelaskan Venezuela memiliki cadangan minyak nomor satu dunia, namun produksinya tidak seberapa besar, bahkan jauh di bawah produksi minyak Malaysia. Dengan demikian serangan yang terjadi beberapa waktu lalu tidak terlalu berpengaruh pada harga minyak dunia. 

Bagi Indonesia, kondisi harga minyak yang relatif rendah ini justru memberikan ruang stabilitas ekonomi. Tekanan terhadap subsidi dan kompensasi energi lebih terkendali, inflasi dapat dijaga, dan daya beli masyarakat tidak terganggu oleh lonjakan harga energi.

“Namun demikian kewaspadaan tetap diperlukan. Ketergantungan Indonesia terhadap impor energi menuntut pemerintah untuk terus menyiapkan buffer kebijakan, baik fiskal maupun moneter, agar tidak reaktif menghadapi fluktuasi jangka pendek,” ungkap dia.

Terkait serangan AS ke Venezuela sendiri Mulyanto minta Pemerintah menolak segala bentuk intervensi sepihak yang melanggar kedaulatan negara. 

Menurutnya, semua negara berdaulat harus mengupayakan penyelesaian krisis melalui mekanisme hukum internasional dan multilateralisme, sembari mendorong transisi damai.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya