Berita

Anggota Komisi II DPR Azis Subekti (kanan). (Foto: Dokumentasi Fraksi Gerindra)

Politik

Komisi II DPR:

Penataan Kelembagaan Kunci Hindari Kegagalan ala Arab Spring

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 23:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penataan kelembagaan negara perlu dilakukan agar Indonesia tidak terjebak pada kegagalan perubahan politik seperti yang dialami negara-negara Arab Spring.

Menurut Anggota Komisi II DPR Azis Subekti, runtuhnya rezim dalam Arab Spring tidak diikuti perubahan institusi dan orientasi ekonomi yang menjawab kebutuhan dasar rakyat, seperti lapangan kerja, stabilitas harga, dan kepastian usaha.

“Negara berubah wajah, tetapi cara kerjanya nyaris sama. Akibatnya, revolusi menjelma menjadi siklus: penguasa jatuh, penguasa baru muncul, ekonomi tetap rapuh, dan ketidakpuasan kembali terakumulasi,” kata Azis kepada wartawan di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.


Ia membandingkan kondisi tersebut dengan revolusi di Eropa, seperti Inggris dan Prancis, yang berhasil karena perubahan politik dikunci dengan penataan institusi negara dan agenda ekonomi jangka panjang.

“Perubahan politik dikunci oleh perubahan institusi dan orientasi ekonomi,” tegas Legislator Gerindra ini.

Dalam konteks Indonesia, Azis menilai langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memperkuat struktur kelembagaan pusat merupakan pilihan politik untuk memperbesar kapasitas negara dan mempercepat pembangunan.

“Target keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah dan melompat menuju negara maju membutuhkan kecepatan yang tidak bisa dicapai dengan mesin setengah tenaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, penataan fiskal, penguatan investasi hilirisasi, serta program-program yang langsung menyentuh masyarakat harus didukung oleh kesiapan pemerintah daerah sebagai pelaksana di lapangan.

“Pemerintah daerah adalah mesin regional pembangunan nasional. Jika mesin ini tidak diselaraskan, maka percepatan di pusat akan melambat di lapangan,” pungkas Azis.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya