Berita

Ketua PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman dan Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning. (Foto: DPP PDIP)

Nusantara

Kampung Ngalau Gadang Terisolasi 38 Hari Pascabanjir

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 16:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Kesehatan DPP PDIP berhasil menembus Kampung Ngalau Gadang, Kenagarian Limau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan yang masih terisolasi hingga hari ke-38 pascabencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.

Kampung Ngalau Gadang terisolasi akibat jembatan beton sepanjang 20 meter yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kampung Limau-limau hanyut diterjang banjir pada 28 November 2025.

“Alhamdulillah, Tim Medis DPP PDI Perjuangan yang bergerak dibawah komando Ketua DPP Bidang Kesehatan, Ibu dr Ribka Tjiptaning, berhasil menembus Kampung Limau Gadang," kata Ketua PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman dalam keterangannya, Senin 5 Januari 2026.


Berdasarkan laporan tim di lapangan, kata Alex, Ngalau Gadang dihuni 168 Kepala Keluarga (KK) atau 678 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 KK atau 243 jiwa tercatat mengungsi di Kantor Camat Bayang Utara.

Warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak berat akibat banjir, ada yang hanyut, tertimbun longsor, hingga mengalami kerusakan struktural akibat pergeseran tanah sehingga tidak lagi layak huni.

“Sesampainya di lokasi, Minggu 4 Januari 2026 kemarin, tim yang terdiri dari dokter, perawat, Tim Baguna PDIP serta kader lainnya, langsung melakukan pelayanan medis," kata Alex.

Alex menegaskan, kehadiran Tim Kesehatan PDIP merupakan perintah langsung Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri untuk memberikan layanan medis di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kesehatan warga jadi prioritas karena penanganan di masa pemulihan tampak berjalan lambat,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi PDIP ini.

Secara geografis, Kampung Ngalau Gadang berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan jarak sekitar 150 kilometer dari Kota Padang.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya