Berita

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiyah (Foto: Dok. Fraksi PKB)

Politik

Kecam Dugaan Intimidasi Warga di Garut, DPR: Perangkat Desa Jangan Antikritik!

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh perangkat desa diminta untuk bersikap terbuka terhadap kritik dari warga, termasuk kritik yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa. Sebab, kritik merupakan bagian penting dari kontrol publik demi terwujudnya pembangunan desa yang lebih baik.

Demikian disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiyah, merespons adanya dugaan intimidasi yang dialami seorang warga oleh keluarga Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang viral di media sosial.

Intimidasi tersebut diduga terjadi setelah warga menyampaikan kritik terkait kondisi jalan desa yang rusak, meskipun terdapat alokasi dana desa.
“Kritik itu obat, bukan malah dianggap sebagai masalah. Karena itu, saya sangat menyesalkan adanya dugaan intimidasi terhadap warga yang menyuarakan keinginannya agar jalan desa diperbaiki. Sikap seperti ini tidak seharusnya diterima oleh masyarakat,” tegas Imas kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026.

“Kritik itu obat, bukan malah dianggap sebagai masalah. Karena itu, saya sangat menyesalkan adanya dugaan intimidasi terhadap warga yang menyuarakan keinginannya agar jalan desa diperbaiki. Sikap seperti ini tidak seharusnya diterima oleh masyarakat,” tegas Imas kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026.

Legislator Fraksi PKB itu menegaskan, setiap permasalahan di desa seharusnya disikapi dengan dialog yang sehat dan beretika, bukan dengan ancaman, ujaran kebencian, ataupun tindakan intimidatif lainnya.

“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Jika memang ada problem, hadapi dengan keterbukaan dan musyawarah, bukan dengan cara-cara yang mencederai etika dan demokrasi,” tegasnya.

Imas juga menekankan pentingnya transparansi dan optimalisasi penggunaan dana desa. Menurutnya, pengelolaan dana desa yang baik, akuntabel, dan terbuka akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kalau fasilitas desa baik dan dana desa dimanfaatkan secara maksimal serta transparan, saya yakin warga dengan sendirinya akan merasa bahagia dan percaya pada pemerintah desanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang warga Garut bernama Holis Muhlisin mengalami intimidasi dari beberapa orang. Diduga, aksi intimidasi tersebut dilakukan oleh keluarga Kepala Desa Panggalih usai ia mengkritik kondisi jalan rusak.

Holis membagikan video intimidasi tersebut di akun Facebook-nya. Terlihat beberapa pria dan perempuan berbicara kepadanya dengan nada tinggi. Kerah baju Holis juga sempat diremas oleh pelaku hingga menunjukkan gestur ingin memukul.

“Rek anaonan didinya babarawakan cing sok? Hayang tenar didinya? Dek ngajago di media sosial? Hayang kumaha? (Dalam rangka apa Anda teriak-teriak? Mau terkenal? Mau jago di media sosial? Mau apa?)” ucap pelaku dalam video tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya