Berita

Ilustrasi temuan firus Super Flu di Sumatera Selatan. (Foto: AI/RMOLSumsel)

Kesehatan

Lima Kasus Super Flu Terdeteksi di Palembang

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 22:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lima kasus varian baru Influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut "super flu" ditemukan di Provinsi Sumatera Selatan. Temuan tersebut merupakan bagian dari total 62 kasus yang terdeteksi di Indonesia hingga akhir 2025.

“Benar ada lima kasus positif berdasarkan surat dari Balai Biologi Kesehatan pada Oktober 2025. Sampel berasal dari Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumsel, Ira Primadesa, Minggu, 4 Januari 2026.

Ira mengaku belum mendapat data detail mengenai usia maupun identitas pasien. Namun ia memastikan seluruh pasien sudah dinyatakan sembuh.


“Karena kejadiannya Oktober dan sekarang sudah Januari, pasiennya sudah sembuh semua,” jelas Ira sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel.

Super Flu bukan istilah medis resmi. Sebutan tersebut hanyalah istilah awam untuk varian influenza yang mengalami mutasi genetik atau berpotensi memiliki tingkat penularan lebih tinggi.

“Secara medis ini tetap virus influenza, baik Influenza A maupun B, seperti H1N1, H5N1, atau influenza musiman dengan variasi genetik,” jelasnya.

Atas temuan ini, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gejala influenza berat seperti demam tinggi mendadak, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, tubuh terasa lemas, hingga sesak napas.
 
Risiko komplikasi lebih tinggi pada anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit kronis, serta mereka yang memiliki riwayat kontak dengan unggas sakit atau mati.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Sumsel terus mengintensifkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), etika batuk, serta menganjurkan penggunaan masker bagi warga yang sedang sakit.

Penguatan surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di fasilitas kesehatan juga terus dilakukan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya