Berita

Presiden Donald Trump - President Nicolas Maduro. (Foto: AP/Evan Vucci (kiri), Matias Delacroix (kanan))

Dunia

Dalih Perang Narkotika, Invasi AS ke Venezuela Incar Minyak dan Energi

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 09:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Invasi militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela menuai kritik keras dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Ia menilai tindakan Washington tidak hanya melanggar kedaulatan negara lain, tetapi juga menandai runtuhnya supremasi hukum internasional.

"Menurut CSIS di DC, Trump menyatakan ke depan AS akan ikut membangun Venezuela dengan fokus pada sektor minyak," kata Dino lewat akun X miliknya, Minggu, 4 Januari 2026.

CSIS sendiri dikenal sebagai think tank paling terkemuka di Amerika Serikat. Karena itu, Dino menilai pesan yang disampaikan Trump bukan sekadar wacana, melainkan cerminan kepentingan strategis Washington.


"Jelaslah, motivasi utama operasi regime change Trump terhadap Presiden Maduro adalah untuk keamanan energi AS, bukan faktor lain (demokrasi + narkoba)," tegasnya.

Lebih jauh, pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu menilai invasi militer sekaligus penangkapan atau penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat merupakan sinyal berbahaya bagi tatanan global.

“Invasi militer dan penangkapan atau penculikan Presiden Venezuela Maduro oleh Amerika Serikat menandakan bahwa hukum rimba telah menggantikan hukum internasional,” kata Dino.

Menurutnya, negara-negara kuat kini merasa memiliki legitimasi untuk bertindak semaunya terhadap negara lain, tanpa mengindahkan prinsip kedaulatan dan hukum internasional yang selama ini menjadi fondasi hubungan antarnegara.

“Negara yang kuat merasa berhak melakukan aksi semau gue terhadap negara lain. Ini pertanda kita memasuki a dangerous world order,” jelasnya.

Dino juga mempertanyakan sikap komunitas internasional atas eskalasi serius tersebut. Ia secara khusus menyoroti peran Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), negara-negara G7, serta kawasan Amerika Latin dalam merespons tindakan Amerika Serikat.

“Bagaimana sikap DK PBB? Sikap G7? Bagaimana sikap Amerika Latin?” ujarnya.

Tak hanya itu, Dino menegaskan pentingnya posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang kian tidak menentu. Menurutnya, situasi ini menjadi ujian nyata bagi politik luar negeri Indonesia yang selama ini berpegang pada prinsip bebas aktif.

“Bagaimana sikap Indonesia? Ini ujian bagi politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan pada prinsip,” pungkasnya.


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya