Berita

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez (Foto: TRT World)

Dunia

Wapres Venezuela Tegaskan Maduro Masih Satu-satunya Presiden yang Sah

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 08:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menegaskan bahwa Nicolas Maduro tetap merupakan satu-satunya presiden Venezuela, meskipun ia telah ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan di New York.

Pernyataan tersebut disampaikan Rodríguez dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, beberapa jam setelah pasukan AS menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores. 

“Hanya ada satu presiden di Venezuela, dan namanya adalah Nicolas Maduro Moros,” kata Rodríguez kepada rakyat Venezuela, seperti dikutip dari CBC News, Minggu, 4 Desember 2025. 


Pernyataan Rodríguez bertolak belakang dengan klaim Presiden AS Donald Trump, yang menyebut bahwa Rodríguez telah disumpah sebagai presiden baru Venezuela. 

Dalam pidatonya, Rodríguez mengecam keras serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela sebagai tindakan brutal dan menuntut agar Maduro serta istrinya segera dibebaskan. 

Rodríguez menilai serangan itu sejak awal telah direncanakan dengan alasan yang tidak benar.

“Kami sudah memperingatkan bahwa agresi sedang berlangsung dengan dalih dan kedok palsu, dan bahwa topeng-topeng itu telah terlepas, mengungkapkan hanya satu tujuan: perubahan rezim di Venezuela,” ujar Rodríguez.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama serangan tersebut adalah untuk mengganti pemerintahan yang sah dan menguasai kekayaan alam Venezuela. 

“Perubahan rezim ini juga akan memungkinkan perebutan energi, mineral, dan sumber daya alam kita. Inilah tujuan sebenarnya, dan dunia serta komunitas internasional harus mengetahuinya,” lanjutnya.

Meski demikian, Rodríguez menyatakan tetap membuka peluang dialog dengan Amerika Serikat. Ia mengatakan Venezuela bersedia berbicara dan menjalin hubungan yang saling menghormati dengan pemerintahan Trump, selama kedaulatan negaranya dihormati.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya