Berita

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA. (Foto: Istimewa)

Nusantara

4.000 ASN Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 02:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov Aceh mengerahkan 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai relawan untuk membersihkan sekolah-sekolah di kabupaten terdampak bencana. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan menjelang pengaktifan kembali kegiatan belajar mengajar.

“Keberangkatan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA),” kata Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dikutip dari RMOLAceh, Minggu 4 Januari 2025.

Menurut MTA, pada tahap kedua ini, relawan ASN difokuskan membersihkan fasilitas pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK). 


Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembelajaran tatap muka yang direncanakan kembali aktif pada 5 Januari 2026.

“Konsentrasi penugasan terbesar diarahkan ke Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami dampak cukup berat,” kata MTA.

MTA mengatakan, para relawan diberangkatkan dengan dukungan penuh dari SKPA masing-masing, termasuk penyediaan peralatan kerja serta kebutuhan dapur umum. 

Setibanya di lokasi, relawan akan berkoordinasi dengan pos komando kabupaten/kota dan bergabung dengan unsur lain, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Penugasan relawan ASN akan terus dilakukan secara bertahap dan simultan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat dan menyeluruh di seluruh wilayah terdampak.

“Berbagai langkah pemulihan terus dilakukan di bawah supervisi ekstra Pemerintah Pusat," pungkas MTA.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya