Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Tak Ada Lembaga yang Bisa Menuntaskan Kasus Ijazah Jokowi

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 01:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Apabila ada pemilihan sosok pemimpin kategori bintang politik Indonesia, maka tahun 2025 lalu praktis diraih oleh mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, terutama terkait kasus ijazahnya yang masih menjadi polemik antara palsu atau asli.

Hal ini dikatakan pemerhati sosial dan politik Adian Radiatus melalui keterangan tertulis, Minggu 4 Januari 2025.

"Karena tampaknya tidak ada satu pun lembaga yang dapat menuntaskan kasus ijazah Jokowi, bahkan pengadilan sekali pun," kata Adian.


Menurut Adian, Jokowi tampil seakan tiada hari tanpa warganet membahasnya di berbagai platform media sosial seperti X, Facebook, Instagram, link media maupun berbagai Group WhatsApp.

"Ramai pro dan kontra selama Jokowi mengurus negara ini, namun paling riuh justru masalah keabsahan ijazahnya," kata Adian.

Situasi kehidupan politik Jokowi menjadi terlihat semakin vulgar ketika saat berkuasa berhasil "memasukan" anaknya, Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali kota Solo dan menantunya, Bobby Nasution sebagai Wali kota Medan dan kini sebagai Gubernur Sumut. 

"Gibran sendiri bahkan menjadi Wapres mendampingi Presiden Prabowo Subianto," kata Adian. 

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya