Berita

Ketua Yayasan Bunda Penuh Kasih, Ancilla Yanny Irmella (tengah memakai topi) di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Sabtu, 3 Januari 2026. (Foto: Dokumnetasi Yayasan Bunda Penuh Kasih)

Nusantara

Gotong Royong jadi Kekuatan Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 22:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Yayasan Bunda Penuh Kasih menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Sabtu, 3 Januari 2026. 

Ketua Yayasan Bunda Penuh Kasih, Ancilla Yanny Irmella, mengatakan aksi ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang terus ditekankan Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan bencana.

“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, solidaritas dan gotong royong bukan hanya nilai, tetapi harus menjadi tindakan nyata demi memastikan pemulihan berjalan lebih cepat, manusiawi, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ancilla dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.


“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa warga Pidie dan Pidie Jaya tidak sendirian. Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa ini dalam menghadapi bencana,” tambahnya.
 
Bencana tersebut menyebabkan rumah warga terendam, aktivitas masyarakat terhenti, serta menyisakan pekerjaan berat pada fase pascabencana, terutama pembersihan lumpur dan material sisa banjir.

“Fase setelah air surut adalah masa paling melelahkan. Warga harus berjibaku membersihkan lumpur serta sisa material banjir agar bisa kembali menjalani kehidupan secara normal. Dalam situasi inilah, kehadiran bantuan yang relevan dan langsung menyentuh kebutuhan warga menjadi sangat berarti,” ujar Ancilla.

Bantuan yang disalurkan meliputi makanan dalam kemasan serta perabot rumah tangga dan peralatan kerja, seperti ember, sekop, cangkul, dan gerobak sorong artco. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis melalui Polres Pidie dan Polres Pidie Jaya.

Ia menjelaskan, bantuan peralatan kebersihan dan kerja diharapkan tidak hanya membantu proses pemulihan awal, tetapi juga tetap bermanfaat dalam jangka panjang. Peralatan tersebut dapat digunakan kembali untuk aktivitas harian maupun mendukung kegiatan ekonomi warga setelah kondisi berangsur normal.

Ancilla menegaskan, aksi kemanusiaan ini berangkat dari panggilan nurani dan komitmen untuk hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana. 

“Yayasan Bunda Penuh Kasih juga mengajak berbagai pihak, termasuk komunitas, dunia usaha, dan UMKM, untuk terus berkontribusi dalam upaya pemulihan wilayah terdampak,” pungkas Ancilla.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya