Berita

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers pada Jumat, 2 Januari 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Bulog Jamin Stok Beras di Sumatera Aman Usai 70 Ribu Hektare Sawah Terendam Banjir

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 15:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perum Bulog memastikan ketersediaan beras di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap aman meskipun sekitar 70 ribu hektare lahan sawah di tiga provinsi tersebut terdampak banjir besar di wilayah Sumatera.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, meyakini kondisi persawahan dapat kembali normal dalam waktu relatif singkat melalui program pemulihan yang dijalankan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Memang karena luasannya cukup besar, sekitar 70.000 hektare, hal ini otomatis akan berdampak pada hasil produksi masing-masing provinsi maupun kabupaten yang diserap menjadi beras. Namun kami berharap kondisi ini segera pulih dalam waktu dekat karena program dari Menteri Pertanian akan segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan dalam waktu dua hingga tiga bulan sudah bisa kembali operasional,” ujar Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Januari 2025.


Untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan selama masa pemulihan, Bulog telah meningkatkan penyaluran bantuan beras hingga tiga kali lipat di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan guna menjamin kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Tercatat, Bulog telah menyalurkan total 14.227 ton beras bantuan bencana, dengan rincian 8.676 ton ke Aceh, 4.482 ton ke Sumatera Utara, dan 1.069 ton ke Sumatera Barat.

“Contohnya di Kabupaten Bener Meriah, yang sebelumnya meminta tambahan 1.000 ton. Kami menambah stok menjadi 3.000 ton di kabupaten tersebut agar masing-masing kabupaten dan kota tidak mengalami kekurangan,” imbuhnya.

Selain itu, Bulog juga menyiagakan stok beras di gudang-gudang wilayah terdampak. Di Aceh, stok bantuan pangan tercatat mencapai 75.937 ton, sementara di Sumatera Utara sebanyak 25.781 ton dan di Sumatera Barat sebesar 8.527 ton.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian mencatat sekitar 70 ribu hektare sawah terendam banjir di sejumlah daerah di Sumatera, yang berpotensi memengaruhi produksi pangan dalam jangka pendek.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya