Berita

Beras (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bulog Bidik Dukungan APBN untuk Serap 4 Juta Ton Beras di 2026

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perum Bulog menargetkan penguatan cadangan pangan nasional pada tahun 2026 dengan menyerap empat juta ton beras dan satu juta ton jagung. Untuk mencapai target tersebut, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengharapkan sokongan pendanaan langsung dari APBN guna menekan biaya bunga pinjaman.

Dalam konferensi pers bertajuk Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta. Rizal mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan terkait skema pembiayaan ini.

"Anggaran sedang kita siapkan, kami koordinasikan dalam waktu dekat ini dengan Kementerian Keuangan. Kita akan rapat secepatnya khususnya untuk tugas penyerapan yang empat juta ton beras ditambah satu juta ton jagung," kata Rizal, dikutip Sabtu 3 Januari 2026.


Selama ini, pembiayaan melalui perbankan Himbara dianggap memberikan beban bunga yang cukup tinggi bagi operasional Bulog. Sebagai alternatif, Bulog mengincar dana Operator Investasi Pemerintah (OIP) yang memiliki suku bunga jauh lebih rendah, yakni sekitar 2 persen. Hal ini krusial agar likuiditas perusahaan tetap terjaga saat menyerap hasil panen petani dalam skala besar.

"Dan harapan kami kita dapat dukungan dana APBN kalau perlu sehingga tidak ada bunga-bunga lagi. Kalau harus pinjam di bank-bank Himbara kan bunganya agak tinggi," ucapnya.

Ia menambahkan, "Mudah-mudahan kita dapat APBN ataupun dapat dana bantuan OIP yang bunganya hanya dua persen."

Rizal juga berencana menemui langsung otoritas keuangan untuk memastikan kelancaran rencana ini. "Nah ini mungkin kami nanti menghadap Pak Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa), supaya ada segera tindak lanjut penyerapan beras maupun jagung," beber Rizal.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya