Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Dunia

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 145 orang dilaporkan meninggal dunia dan 769 lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas selama tiga hari pertama periode perjalanan libur Tahun Baru di Thailand.

Dikutip dari Bangkok Post, Sabtu 3 Januari 2026, data resmi menunjukkan bahwa Bangkok menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi, sementara Phuket mencatat jumlah kecelakaan terbanyak.

Angka tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris Tetap Kementerian Transportasi Thailand, Jirapong Thepphitak, saat mengumumkan laporan terbaru Pusat Pengarah Keselamatan Jalan Raya selama liburan Tahun Baru. Ia menyebutkan bahwa pada 1 Januari saja terjadi 26 kecelakaan di seluruh negeri, yang mengakibatkan 317 orang luka-luka dan 54 orang meninggal dunia.


Penyebab utama kecelakaan lalu lintas pada periode tersebut adalah kecepatan berlebih, yang menyumbang 40,18 persen dari total kejadian. Faktor berikutnya adalah mengemudi dalam keadaan mabuk sebesar 29,45 persen. Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan, yakni mencapai 76,92 persen dari seluruh kasus.

Sebagian besar kecelakaan terjadi di jalan lurus dengan persentase 78,22 persen. Berdasarkan pengelolaan jalan, ruas di bawah Departemen Jalan Raya menyumbang 36,81 persen kecelakaan, sementara jalan desa dan jalan yang dikelola organisasi administrasi tambon mencatat 29,75 persen.

Jirapong juga mengungkapkan bahwa waktu paling rawan kecelakaan selama libur Tahun Baru adalah antara pukul 12.01 siang hingga 03.00 dini hari, yang mencakup 25,15 persen dari total kejadian. Selain itu, kelompok usia 20–29 tahun tercatat sebagai korban jiwa terbanyak dengan porsi 22,91 persen.

Pihak berwenang memperkirakan lebih dari 700.000 kendaraan, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi, akan kembali bergerak menuju Bangkok dan sejumlah provinsi lain dalam dua hari ke depan.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik sekaligus menekan angka kecelakaan, pemerintah menambah pos pemeriksaan, menyediakan stasiun layanan, serta menyiapkan jalur lalu lintas khusus guna mengurangi kemacetan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya