Berita

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers pada Jumat, 2 Januari 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Bulog Pecahkan Rekor Serapan Beras Tertinggi Sejak 1968

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 12:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Perum Bulog mencatat total pengadaan serapan beras sebesar 3.191.969 ton sepanjang 2025. Capaian ini menjadi rekor tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1968 dan dinilai sebagai tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan serapan beras pada 2025 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Bulog.

“Total pengadaan setara beras mencapai 3.191.969 ton. Ini merupakan capaian tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1968, dan patut kita syukuri,” ujar Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.


Rizal menjelaskan, hingga 31 Desember 2025, pengadaan setara beras tersebut berasal dari penyerapan 4.537.490 ton Gabah Kering Panen (GKP), 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG), serta 765.504 ton beras.

“Penyerapan GKP sebesar 4,35 juta ton juga menjadi yang tertinggi dalam periode 1968–2025,” tegasnya.

Ia menambahkan, capaian ini tidak terlepas dari dukungan lintas lembaga, termasuk TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan pemerintah.

“Ini pencapaian luar biasa yang didukung oleh TNI, Polri, dan seluruh stakeholder pemerintah,” katanya.

Selain beras, Bulog juga mencatat pengadaan jagung dalam negeri sebesar 101.968 ton, yang terdiri atas 101.770 ton melalui skema Public Service Obligation (PSO) dan 198 ton pengadaan komersial. Capaian ini juga menjadi yang tertinggi.

Pada sisi distribusi, Bulog menyalurkan bantuan pangan sepanjang 2025 sebesar 707.929 ton. Penyaluran tersebut dilakukan selama empat bulan, bukan sepanjang tahun.

“Penyaluran bantuan pangan pada 2025 mencapai 707.929 ton karena hanya dilakukan selama empat bulan,” jelas Rizal.

Sementara itu, penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat sebesar 802.939 ton. Tahun ini, Bulog mengubah pola distribusi SPHP agar dampaknya lebih langsung dirasakan konsumen.

“Kalau sebelumnya distribusi ke grosir, sekarang langsung ke pengecer hingga ritel. Jalur D1 dan D2 dipotong untuk mencegah pengoplosan dan memastikan harga benar-benar murah serta tidak dimainkan,” paparnya.

Untuk SPHP jagung, Bulog menyalurkan 51.211 ton hanya dalam dua bulan terakhir 2025 menyusul kenaikan harga jagung di pasaran.

“SPHP jagung disalurkan sebanyak 51.211 ton dalam dua bulan terakhir karena harga jagung sempat naik, terutama untuk pakan ternak. Atas arahan Presiden dan Menko Pangan, Bulog menyalurkan SPHP jagung agar peternak memperoleh pakan dengan harga terjangkau,” tandas Rizal.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya