Berita

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PDIP: Kalau untuk Efisien, ASN Saja Ditunjuk Jadi Kepala Daerah

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 00:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai usulan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan alasan efisiensi anggaran sebagai logika yang keliru dan berbahaya bagi demokrasi.

"Ya kalau bicaranya adalah untuk efisiensi, enggak usah ada pemilihan (oleh) DPRD juga. Sekda saja atau ASN saja bikin jadi kepala daerah, enggak usah kita pilih. Jadi berdasarkan tim pansel saja, itu sama sekali enggak pakai duit," kata Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus dalam talkshow di stasiun televisi swasta nasional, Kamis 1 Januari 2025.

Deddy juga menyoroti waktu munculnya usulan Pilkada oleh DPRD yang dinilai sarat kepentingan politik, lantaran disampaikan setelah koalisi pemerintah memenangkan kontestasi politik nasional.


"Usul disampaikan setelah koalisi pemerintah memenangkan pertarungan satu tahun. Saya yakin kalau ini diangkat sebelum Pilpres, sebelum pileg, bubar semua tuh," tegasnya.

Deddy Sitorus yang juga Anggota Komisi II DPR meminta untuk jujur melihat sumber pemborosan anggaran dan praktik politik uang dalam Pilkada. Dari sisi penyelenggaraan, katanya, Pilkada tidak akan menambah biaya signifikan jika digelar serentak dengan pemilu lain.

"Kalau Pilkada disatukan dengan pemilu DPR, DPRD atau Pilpres, tidak ada biaya tambahan kecuali cetak surat suara," ujarnya.

Terkait biaya tinggi pasangan calon dan praktik politik uang, Deddy menyebut hal tersebut justru merupakan dosa partai politik. Salah satu penyebab utamanya adalah praktik mahar politik.

"Saya punya pengalaman, satu kursi bisa sampai miliaran rupiah. Saya dengar bahkan bisa dua miliar. Itu partai politik yang bikin," ungkapnya.

Ia menambahkan jika partai politik konsisten mengusung calon dengan rekam jejak dan kapasitas yang baik maka kebutuhan akan politik uang otomatis akan mengecil, bahkan hilang.

"Masalahnya partai sendiri memilih orang tanpa melihat rekam jejak. Akhirnya siapa yang punya uang, itu yang jalan,” kritiknya.

Deddy juga menegaskan bahwa praktik politik uang dan pemborosan tidak lepas dari peran penyelenggara, pengawas pemilu, serta lemahnya penegakan hukum.

"Ini sama saja elu yang berbuat elu yang menyalahkan orang lain. Blaming the victim," pungkas Deddy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya