Berita

Kepadatan lalu lintas dari Kota Bandung menuju Lembang, Kamis, 1 Januari 2026. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Jalan Raya Lembang Bandung Padat Merayap

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 19:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Arus lalu lintas di Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari arah Kota Bandung padat merayap, Kamis, 1 Januari 2025. Arus kendaraan tersendat akibat lonjakan volume wisatawan yang memadati kawasan wisata unggulan di Lembang saat libur tahun baru.

Sejak pukul 11.38 WIB, mayoritas kendaraan didominasi mobil pribadi di ruas Jalan Raya Bandung–Lembang. Kepadatan bahkan sudah terlihat sejak wilayah Kota Bandung menuju kawasan Lembang.

Dari arah Kota Bandung, ujung antrean kendaraan terpantau berada di depan objek wisata The Great Asia Africa (TGAA) dan Farmhouse Lembang. Di titik ini, keluar-masuk kendaraan pengunjung wisata menyebabkan laju kendaraan melambat dan memicu kemacetan panjang.


Kondisi serupa juga terjadi di Simpang Beatrix, Lembang. Kendaraan dari arah utara terlihat padat, meski arus lalu lintas masih dapat dikendalikan. Sejumlah personel kepolisian tampak berjaga dan melakukan pengaturan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di simpang tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cimahi, Ipda Yusup Gustiana mengaku terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan pada momen pergantian tahun ini.

"Di tahun baru 2026 ini memang ada peningkatan signifikan. Terlihat dari kendaraan yang melintas, baik pelat Bandung maupun luar Bandung," kata Ipda Yusup di Simpang Beatrix, Lembang sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Untuk mengurai kepadatan, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way. Kebijakan tersebut telah diberlakukan sebanyak dua kali, menyesuaikan dengan lonjakan volume kendaraan.

"Sudah dua kali one way. Alhamdulillah bisa kita kuras, saat ini terlihat lancar," tandasnya.

Lonjakan arus kendaraan di jalur Bandung–Lembang menegaskan tingginya ketergantungan kawasan wisata terhadap kendaraan pribadi. Minimnya transportasi massal dan konsentrasi destinasi wisata di satu koridor utama kerap menjadikan Lembang langganan kemacetan setiap musim liburan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya