Berita

KH. Ibnu Jarir hadir sebagai penceramah dalam kegiatan Munajat Akhir Tahun 2025 di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta.

Politik

PKS Tutup Tahun 2025 dengan Muhasabah

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 09:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Syariah Pusat (DSP) dan Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama (BPUKB) PKS menggelar kegiatan Munajat Akhir Tahun 2025 di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta.

KH. Ibnu Jarir yang hadir sebagai penceramah mengajak peserta untuk bermuhasabah yang berarti introspeksi atau evaluasi diri. Terlebih dengan berbagai hal yang terjadi di Indonesia selama tahun 2025 ini yang ditutup dengan bencana di berbagai wilayah.

"Mari kita tatap masing-masing diri kita, pandangi wajah-wajah kita, teropong hati kita, buka pikiran kita, kuatkan rasa untuk menatap diri kita semua dan melakukan teguran-teguran kepada diri kita," ujarnya dikutip Kamis, 1 Januari 2026.


Ia mengutip nasihat Imam Hasan Al Bashri yang mengingatkan hisab seorang hamba di hadapan Allah di hari kiamat menjadi mudah bagi hamba-hamba yang di dunia selalu melakukan audit diri sendiri, baik dalam kesendirian atau dalam kebersamaan seperti kegiatan malam hari ini.

KH. Ibnu Jarir mengajak untuk melihat lembar demi lembar buku catatan kehidupan kita selama ini. Lembar tentang hal yang diamanahkan, nikmat yang diberikan, hingga dosa yang dilakukan, tidak ada yang terlewat di dalamnya.

Ia menekankan pada pentingnya mengambil peran dalam kehidupan. Ia menceritakan kisah Ibunda Zainab ra. yang menanyakan apakah Allah akan menurunkan bencana yang di tengah orang-orang salih.

"Jawaban Rasulullah adalah iya, apabila kekejian dan kebejatan moral merajalela di tengah masyarakat," ungkapnya. 

Selanjutnya, KH. Ibnu Jarir memimpin munajat yang diamini oleh puluhan peserta yang hadir secara langsung.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya