Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Jembatan Bailey Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru pada Rabu 31 Desember 2025. (Foto: Tim Media Kemhan)

Nusantara

Sjafrie Tegaskan Pemulihan Pascabencana Berjalan Nyata

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 02:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Prabowo Subianto yang menutup tahun 2025 dengan kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana di Tapanuli Selatan, Rabu 31 Desember 2025.

Sjafrie memastikan langkah pemulihan pascabencana berjalan nyata dan terintegrasi di lapangan, tepatnya dalam pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru.

Jembatan Bailey sepanjang 44 meter ini dibangun sebagai solusi strategis menggantikan jembatan lama yang rusak akibat bencana alam, yang sempat memutus akses ekonomi warga.


Pembangunan jembatan dilaksanakan oleh Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Dengan kapasitas menahan beban hingga 25 ton, jembatan ini diharapkan segera memulihkan konektivitas utama antara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan serta memperlancar arus barang, jasa, dan aktivitas sosial masyarakat.

Usai meninjau jembatan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Posko Kesehatan Kodam I Bukit Barisan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. 

Kapten CKM Alfian dari Kesdam I Bukit Barisan menjelaskan bahwa tim medis sudah bertugas sejak hari pertama bencana. Selama 36 hari tim medis sudah menangani sekitar 2.300 pasien. Kasus terbanyak adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta infeksi kulit.

Posko kesehatan ini dilengkapi tenaga medis yang berjaga setiap hari, dengan dua dokter dari Kesdam I Bukit Barisan serta dukungan puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.

“Juga perawat dan juga paramedis yang lain untuk standby di Posko Batu Gula ini,” kata Kapten Alfian.

Kunjungan Prabowo bersama Sjafrie menegaskan perhatian pemerintah terhadap pemulihan menyeluruh pascabencana. Fokus tidak hanya pada pembangunan infrastruktur strategis, tetapi juga pada pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya