Berita

BRI menggelar kegiatan trauma healing untuk memulihkan psikologis anak-anak korban terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Terdampak Bencana

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

BRI menggelar program trauma healing bagi anak-anak di sejumlah wilayah terdampak bencana banjir bandang Sumatera.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan BRI Group lewat BRI Peduli Sumatera yang berfokus pada pemulihan psikososial, kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, program trauma healing dilaksanakan di berbagai posko bencana BRI Group yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melibatkan relawan, tenaga kesehatan, serta mitra komunitas.


“Anak-anak merupakan salah satu kelompok paling rentan mengalami dampak psikologis pascabencana. Melalui kegiatan trauma healing di berbagai posko, BRI ingin memastikan mereka dapat kembali tersenyum, merasa aman, dan memiliki semangat untuk melanjutkan aktivitasnya,” ujar Dhanny dalam keterangannya, Rabu, 31 Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak korban terdampak bencana mengikuti beragam aktivitas pemulihan seperti bermain, menggambar dan mewarnai, bernyanyi dan gerak lagu, hingga kegiatan mendongeng.

Selain menggelar trauma healing, BRI Group hingga 26 Desember 2025 telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah Sumatera dengan dukungan 10 unit posko bencana.

Bantuan yang disalurkan meliputi 6.500 paket makanan siap santap, 85.000 paket sembako, 950 paket survival kit, serta dukungan logistik berupa 600 unit hunian sementara (huntara), 10 tenda, dan 1.680 unit kasur dan selimut.

Untuk mendukung aspek kesehatan dan sanitasi, BRI Group juga mendistribusikan 33 truk air bersih, 4.850 paket obat-obatan, dan 7.000 unit peralatan kebersihan, serta mengerahkan 5 unit perahu karet untuk menjangkau wilayah terdampak banjir.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya