Berita

Tim Kesehatan Gabungan TNI. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Tim Kesehatan Gabungan TNI dan Relawan Terobos Pedalaman Gayo Lues

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 22:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pasca-terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Tim Kesehatan Penanggulangan Bencana Provinsi Aceh yang melibatkan unsur gabungan TNI, tenaga medis sipil, serta relawan kemanusiaan melaksanakan pelayanan kesehatan terpadu bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan kemanusiaan tersebut difokuskan pada wilayah-wilayah terdampak yang sulit dijangkau dengan melaksanakan dorongan logistik (Dorlog) dan pelayanan kesehatan (Yankes) ke Desa Lesten, Kecamatan Pining, serta Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Beutong, Kabupaten Gayo Lues. 

Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 31 Desember 2025, pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan edukasi kesehatan bagi warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.


Selain di lapangan, tim kesehatan gabungan juga melaksanakan pelayanan medis di Posko Induk Gabungan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabupaten Gayo Lues sebagai pusat koordinasi dan rujukan kesehatan bagi pengungsi dan masyarakat sekitar. 

Dalam pelaksanaannya, tercatat sebanyak 112 warga terdampak menerima pelayanan kesehatan dengan keluhan terbanyak berupa batuk dan flu, demam, gatal-gatal, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, diare, serta nyeri sendi.

Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut didukung oleh 31 personel tenaga kesehatan gabungan yang terdiri dari 13 personel unsur militer dan 18 personel unsur sipil. Unsur militer meliputi Kesdam Iskandar Muda sebanyak 4 personel, FKTP Bhakti Musara 2 personel, serta Yonif TP 855/RD sebanyak 7 personel, sedangkan unsur sipil terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gayo Lues sebanyak 8 personel dan Relawan sebanyak 10 personel.

Melalui kegiatan ini, TNI bersama tenaga medis sipil dan relawan menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana sebagai bagian dari tugas operasi militer selain perang (OMSP). Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial di wilayah terdampak bencana.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya