Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Dingin Jelang Pergantian Tahun

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat melemah tipis di tengah volume transaksi yang sepi karena libur akhir tahun. 

Indeks S&P 500 dan Nasdaq bergerak fluktuatif sebelum akhirnya berakhir di zona merah, sementara Dow Jones juga ikut tertekan. Tekanan terutama datang dari saham teknologi dan keuangan, meski sebagian sektor lain masih mampu mencatatkan penguatan.

Dikutip dari Reuters, Rabu 31 Desember 2025, pada penutupan perdagangan Selasa, Dow Jones turun 0,20 persen ke level 48.367,06, S&P 500 melemah 0,14 persen ke 6.896,24, dan Nasdaq turun 0,23 persen ke 23.419,08. Meski melemah harian, S&P 500 dan Dow Jones masih berpeluang mencatatkan kenaikan bulanan kedelapan berturut-turut, rekor terpanjang sejak 2017.


Saham sektor layanan komunikasi menjadi penopang utama pasar. Saham Meta Platforms naik 1,1 persen setelah perusahaan induk Facebook dan Instagram itu mengumumkan akuisisi startup kecerdasan buatan (AI) asal China, Manus. Langkah ini memperkuat strategi Meta untuk mempercepat integrasi AI di seluruh platformnya.

Sebaliknya, saham teknologi besar lainnya bergerak bervariasi. Apple turun 0,3 persen, Nvidia melemah 0,4 persen, sementara Microsoft naik tipis. Para analis menilai pergerakan ini mencerminkan pergeseran portofolio investor dari saham teknologi ke sektor lain.

Di sektor keuangan, saham Goldman Sachs dan American Express menekan Dow Jones. Citigroup turun 0,8 persen setelah mengumumkan penjualan unit bisnisnya di Rusia, yang diperkirakan memicu kerugian sebelum pajak sekitar 1,2 miliar Dolar AS, terutama akibat dampak selisih nilai tukar mata uang.

Dari sisi kebijakan moneter, investor masih mencermati arah suku bunga The Federal Reserve. Risalah rapat terbaru menunjukkan The Fed sepakat memangkas suku bunga pada Desember setelah perdebatan panjang terkait risiko ekonomi. Namun, pada pertemuan berikutnya akhir Januari, pasar memperkirakan bank sentral AS akan menahan suku bunga.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya