Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Pesta Rekor Berakhir! Logam Mulia Terkoreksi Tajam

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah reli panjang yang membawa harga ke langit tertinggi, pasar logam mulia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange, akhirnya bernafas sejenak. 

Pada perdagangan Senin 29 Desember 2025 waktu setempat, emas, perak, dan platinum mencatat koreksi tajam akibat aksi ambil untung investor yang memanfaatkan momentum harga rekor.

Emas spot yang sempat menyentuh rekor 4.549 Dolar AS pada Jumat lalu, kini melorot 4,5 persen ke level 4.330,79 Dolar AS. Namun, luka terdalam dialami oleh logam industri:


Harga platinum anjlok drastis 14,5 persen ke posisi 2.096,53 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh rekor di awal sesi

Perak ambles 9,5 persen, menjauh dari puncak tertingginya di 83,62 Dolar AS. Paladium juga merosot paling tajam hingga 15,9 persen ke 1.617,47 Dolar AS per on.

David Meger dari High Ridge Futures menilai fenomena ini sebagai koreksi wajar. Setelah harga melejit ke level yang belum pernah terlihat sebelumnya, para pelaku pasar mulai mencairkan keuntungan mereka di penghujung tahun.

Meski hari ini memerah, tahun 2025 tetap menjadi tahun emas bagi logam mulia. Emas telah melonjak 65 perseb sepanjang tahun ini, sementara perak menjadi juara dengan kenaikan fantastis 147 perseb. Statusnya sebagai mineral kritis dan keterbatasan pasokan diprediksi tetap akan menjaga prospek perak tetap positif memasuki 2026. 

Sentimen pasar saat ini terjepit di antara dua kekuatan. Pertama,  ketegangan baru antara Rusia dan AS menyusul serangan drone Ukraina ke wilayah Rusia memicu aliran dana ke emas sebagai aset aman. Kedua, analis menilai penurunan harga diperparah oleh volume perdagangan yang menipis akibat musim liburan, sehingga pergerakan harga menjadi lebih liar dan sensitif.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya