Berita

Logo Demokrat. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Absen di Rumah Bahlil, Sinyal Demokrat Tolak Pilkada Lewat DPRD

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 22:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pertemuan elite partai pendukung Prabowo-Gibran di kediaman Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dihadiri beberapa ketum partai. Di antaranya, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Dalam pertemuan itu, tidak tampak Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau perwakilannya. 

Menurut Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, pertemuan itu bukan saja konsolidasi mendukung seluruh program pemerintah, tetapi juga menyukseskan wacana pemilihan kepala daerah lewat DPRD.


“Kalau saya lihat ini terkait dengan wacana pemilihan kepala daerah yang akan dipilih oleh DPRD, sehingga sejumlah partai koalisi pemerintah melakukan konsolidasi untuk mendorong dan ada upaya untuk bisa mensukseskan wacana tersebut,” kata Iwan akrab disapa kepada RMOL, Senin malam, 29 Desember 2025.

“Adapun Demokrat tidak dilibatkan dalam pertemuan itu saya kira ini terkait dengan sinyal secara komunikasi politik bahwa Demokrat menolak wacana tersebut,” tambahnya. 

Kendati demikian, ia tidak menyebut apakah kelak Demokrat akan digergaji dalam Koalisi Merah Putih atau tidak? Yang pasti kuat dugaannya pemerintah menghendaki bahwa wacana pilkada oleh DPRD harus mendapat dukungan dari seluruh elite politik terutama, partai pendukung pemerintah. 

“Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD harus dikawal oleh masyarakat khususnya kalangan kelas menengah sebagai pilar utama demokrasi,” pungkasnya.  


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya