Berita

Ilustrasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Infrastruktur Harus Diperkuat Hadapi Cuaca Ekstrem

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 12:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kesiapan infrastruktur harus diperkuat dalam rangka mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Salah satunya dengan menyiagakan ribuan pompa yang tersebar di berbagai titik strategis.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung optimistis dengan kesiapan infrastruktur, Jakarta mampu menangani luapan air dengan cepat. 

"Jakarta di dalam menghadapi ini (cuaca ekstrem) sudah siap, karena kami mempunyai pompa yang tetap kurang lebih 600 dan pompa stasioner sekarang ini ada 600, kurang lebih ada 1.000 lebih pompa," ujar Pramono, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin, 29 Desember 2025.


Hal ini, lanjutnya, terlihat dalam penanganan dampak hujan deras yang sebelumnya terjadi, sehingga genangan dapat ditangani dalam waktu singkat.

"Kemarin kan juga curah hujan tinggi, enggak sampai 1,5 jam atau dua jam sudah kering. Sehingga pengalaman inilah yang nanti akan kami jalankan," ungkap Pramono.

Pramono Anung juga memastikan jajarannya telah melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pram, sapaan akrabnya mengungkapkan, koordinasi dengan BMKG telah dilakukan sejak 15 hari lalu guna memetakan risiko curah hujan tinggi di wilayah ibu kota. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun beberapa kali telah menerapkan teknologi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

"Untuk info BMKG, kami sudah mendapatkan dari 15 hari yang lalu. Dan beberapa kali sebenarnya Pemerintah Jakarta sudah mengadakan modifikasi cuaca. Maka kalau dilihat dari apa yang disampaikan oleh BMKG kemarin misalnya curah hujan tinggi, ternyata bisa kita turunkan," tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya