Berita

Penumpang menunggu kereta api (RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Libur Nataru 2025/2026: Total 3,3 Juta Tiket KA Ludes, Pasar Senen Jadi Stasiun Terpadat

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tetap tinggi hingga menjelang pergantian tahun. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan volume penumpang yang signifikan di berbagai wilayah operasional.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa pergerakan pelanggan tetap stabil di level tinggi meski perayaan Natal telah usai. Menurutnya, layanan KAI Group berperan krusial dalam menjaga ritme mobilitas masyarakat.


"Konsistensi layanan seluruh entitas KAI Group selama masa Angkutan Nataru menjaga kesinambungan mobilitas nasional, memperkuat pergerakan wisata domestik, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah hingga pergantian tahun," ujar Anne, dalam keterangannya pada Minggu 28 Desember 2025. 

Hingga saat ini, total 3,38 juta tiket telah terjual untuk keberangkatan periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Menariknya, okupansi KA Jarak Jauh tercatat menembus angka 102,8 persen.

Angka yang melebihi 100 persen ini disebabkan oleh adanya penumpang dinamis, yakni pelanggan yang naik dan turun antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.

Secara terperinci, penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2,83 tiket dari kapasitas 2,7 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 548.932 tiket atau setara 73,7 persen dari total 745.056 tempat duduk.

Secara kumulatif, pada periode 18-26 Desember 2025, KAI Group telah melayani total 13,26 juta pelanggan. 

Berikut kontribusi dari berbagai layanan:

KAI Commuter: 9,9 juta penumpang
KA Jarak Jauh & Lokal: 1,99 juta penumpang
LRT Jabodebek: 716.598 pelanggan
KAI Bandara: 205.912 pelanggan
Whoosh (KCIC):187.368 pelanggan
LRT Sumsel:137.407 pelanggan
KA Makassar-Parepare:10.767 pelanggan
KAI Wisata: 12.255 pelanggan

Stasiun Pasar Senen di Jakarta masih memegang predikat sebagai titik keberangkatan paling favorit. 

Berikut adalah daftar stasiun dengan volume pelanggan tertinggi per 27 Desember 2025:

Pasar Senen 230.640 pelanggan
Yogyakarta 182.916 pelanggan
Gambir 178.258 pelanggan
Bandung 101.629 pelanggan
Surabaya Pasar Turi 94.875 
Lempuyangan 93.970 pelanggan
Semarang Tawang 93.189 pelanggan
Bekasi 92.129 pelanggan
Surabaya Gubeng 89.686 
Purwokerto 88.583.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya