Berita

Sarjan foto selfie bersama Gibran Rakabuming Raka saat acara "Mancing Mania Gratis Jilid II" di Kabupaten Bekasi, 26 Oktober 2025. (Foto: Facebook Sarjan)

Hukum

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 08:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyuap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yakni Sarjan, diduga memperoleh banyak proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi karena kedekatannya dengan lingkaran kekuasaan.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya foto Sarjan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto itu diambil saat Gibran menghadiri acara Mancing Mania Gratis Jilid II yang digelar di sepanjang Kali Gabus, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Acara tersebut diketahui diketuai oleh Sarjan.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menduga terdapat simbol mutualisme yang terbangun antara Gibran dan Sarjan.


“Ketika Sarjan memenangkan Gibran menjadi wakil presiden, maka pada saat yang sama Gibran diduga harus berkontribusi membantu Sarjan mendapatkan proyek. Artinya, ada kompensasi dan timbal balik di dalamnya,” kata Hari kepada RMOL, Senin 29 Desember 2025.

Menurut Hari, pertemuan antara Gibran dan Sarjan menunjukkan adanya sinergi kepentingan yang terbangun.

“Kita mengenal istilah tidak ada makan siang gratis. Apa pun yang diberikan Sarjan hingga ia bisa bertemu dengan Gibran tentu bukan hubungan yang bersifat taktis semata, melainkan menunjukkan adanya sinergisitas,” jelasnya.

Oleh karena itu, Hari menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mendalami dugaan kedekatan Sarjan dengan kekuasaan dalam mengusut kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

“Hal ini juga harus menjadi perhatian aparat penegak hukum. Jika kita bicara soal Gibran, ada banyak laporan yang masuk ke KPK tetapi hingga kini belum dieksekusi. Jangan sampai KPK terkesan pilah-pilih perkara. Semua kasus harus menjadi pantauan dan ditindaklanjuti agar publik tidak menilai KPK bersikap pilih kasih,” pungkas Hari.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya