Berita

Ilustrasi (RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Proyeksi IHSG Hari Ini: Menguji "Celah" di Akhir Tahun Menuju Rekor Baru 2026

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menutup lembaran tahun 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin pagi 29 Desember 2025. 

Setelah ditutup terkoreksi 0,55 persen ke level 8.537 pada Rabu lalu, di pekan perdagangan singkat karena libur Natal, indeks kini sedang berada dalam fase krusial.

Analis WH Project, William Hartanto, menyoroti adanya area gap (celah) di level 8.554. Saat ini, IHSG berpotensi memasuki tren bearish (melemah), namun ada peluang perlawanan untuk kembali menguji area celah tersebut.


Gap (celah) adalah area harga di mana tidak terjadi transaksi, biasanya menjadi target "jemputan" harga di masa depan

"Kami memproyeksikan IHSG hari ini bergerak mixed dalam rentang 8.500 hingga 8.604," tulis William dalam riset hariannya.

Mixed adalah pergerakan harga yang naik-turun dalam rentang tertentu (tidak dominan searah).

IHSG akan melalui tahap pengujian ulang untuk melihat sejauh mana indeks mampu naik menuju area gap. Kabar baiknya, jika dalam dua hari terakhir tahun ini IHSG mampu kembali menguat ke area gap, maka terbuka peluang besar bagi bursa Indonesia untuk mencetak All-Time High (ATH) atau rekor tertinggi sepanjang masa di awal tahun 2026.

Bagi para trader dan investor, WH Project menyarankan strategi akumulasi beli pada beberapa saham pilihan yang potensial, seperti; ASII, HRTA, EMAS, dan MARK.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya