Berita

Praktisi hukum, Firman Tendry dalam acara diskusi santai di Tjikko Koffee, Jalan Ciasem, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 28 Desember 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Libatkan Kajari Hingga Viral Foto dengan Gibran

Firman Tendry: Bongkar Rahasia OTT KPK di Pemkab Bekasi!

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 23:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kejaksaan Agung (Kejagung) disebut "ribut" ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendak menangkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Demikian dikatakan praktisi hukum, Firman Tendry dalam acara diskusi santai akhir tahun bertajuk "Anomali Pemberantasan Korupsi 2025. Harapan untuk 2026" di Tjikko Koffee, Jalan Ciasem, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 28 Desember 2025.

Firman mengatakan, dari informasi yang diperolehnya, OTT di Kabupaten Bekasi berawal adanya seorang direktur usaha yang mengijonkan proyek. Namun ketahuan dan ditangkap oleh Kepolisian setempat.


"Cincai lah, dipanggil lah kemudian Kajarinya, konon demikian. Setelah dipanggil, yang dikorbanin si direktur usaha ini. Berkembang, berkembang, berkembang, ketemulah si aki-aki (HM Kunang) ini. Si aki-aki ini dapat setoran juga, yang kurang lebih yang disebutin sekitar Rp14 miliar. Dikembangin terus. Berita ini sudah lama saya dengar, dan saya sampaikan ke yang bersangkutan (Ade Kuswara), hati-hati," kata Firman.

Namun setelah Bupati Ade dan Haji Kunang ditangkap KPK, kata Firman, Kajari Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman lari.

"Terdengarlah oleh saya, bahwa begitu dikejar nih jaksanya ini, ribut Blok M (Kejagung). Blok M ribut, negosiasi lah," kata Firman.

Dugaan saya, daripada ini ngerembet ke mana-mana, Kejaksaan dibombardir lagi, ya kan, mendingan diamain saja dulu nih. Dengan tawaran-tawaran khusus, yang saya duga begitu," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya