Berita

Ilustrasi PLN

Politik

PLN Terus Berjuang Terangi Desa-desa Aceh yang Masih Gelap

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kondisi kelistrikan di wilayah Aceh sebagian besar telah pulih pascabencana dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai kembali menggeliat. 

Namun demikian, masih terdapat sejumlah desa yang hingga kini belum menikmati aliran listrik karena keterbatasan akses akibat infrastruktur yang rusak.

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Andi Arief, mengakui masih banyak pertanyaan dan keprihatinan dari masyarakat Aceh terkait desa-desa yang masih hidup dalam kegelapan.


“Banyak pertanyaan di wilayah Aceh, masih ada desa-desa yang gelap,” ujar Andi Arief lewat akun X miliknya, Minggu, 28 Desember 2025.

Ia menjelaskan, meskipun secara umum kelistrikan di Aceh telah kembali normal, masih terdapat desa-desa yang terisolasi akibat jalan tertimbun material, jembatan putus, atau akses masuk yang tersapu banjir.

“278 dari 6.500 desa masih hidup dalam gelap. Kami mendengar keprihatinan itu dan terus memperjuangkannya,” tegas Andi Arief.

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan tim gabungan dari berbagai wilayah di Indonesia. Para petugas berada di garis depan, mengikuti langsung proses pembukaan akses jalan menuju desa-desa terisolasi.

“Setiap beberapa meter jalan terbuka, tiang langsung kami tegakkan, kabel langsung kami tarik. Tanpa menunggu waktu,” katanya.

Menurut Andi Arief, semangat utama PLN adalah memastikan seluruh desa yang masih gelap dapat segera kembali terang dan aktivitas masyarakat kembali normal.

“Karena sesungguhnya kami tidak sabar untuk segera menyalakan desa-desa yang masih gelap menjadi terang benderang,” pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya