Berita

Presiden Prabowo Subianto dan CEO Danantara Rosan Roeslani (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)

Politik

Prabowo Monitor Pembangunan 15.000 Rumah Korban Bencana Sumatera

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 10:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memantau perkembangan pembangunan 15.000 rumah bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatera. 

Presiden meminta laporan terkini terkait progres hunian kepada Bos Danantara Rosan Roslani dalam pertemuan keduanya di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 27 Desember 2025..

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, sebagaimana dikutip pada Minggu, 28 Desember 2025. 


Dalam laporan Teddy, disebutkan bahwa Presiden menaruh perhatian serius terhadap realisasi pembangunan hunian yang ditargetkan rampung secara bertahap.

“Presiden meminta laporan mengenai 15.000 hunian yang secara khusus dibangun oleh Danantara untuk warga terdampak bencana di Sumatera,” tulis Seskab Teddy. 

Rosan pada gilirannya menyampaikan bahwa pembangunan hunian terus berjalan. Untuk mempercepat realisasi target 15.000 rumah bagi warga terdampak bencana, pihaknya menetapkan sasaran penyelesaian 500 unit hunian dalam waktu satu minggu.

“Menteri Rosan menyampaikan setidaknya 500 hunian akan siap pada minggu ini beriringan dengan pembangunan hunian lainnya,” tulis Seskab. 

Selain Danantara, kata Teddy, pembangunan hunian juga dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian PKP sebagai bagian dari sinergi pemerintah dalam menangani dampak bencana di Sumatera.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya