Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Humas Polri)

Politik

Kinerja Polri di Bawah Listyo Sigit Dinilai Moncer Sepanjang 2025

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 01:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI) Sandri Rumanama mengungkap hasil kajian dan telaah mendalam terkait kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di sepanjang 2025.

"Dalam periode sejak Januari hingga Desember 2025 ini, Polri menunjukan kinerja positif dan capain sangat baik di berbagai bidang," kata Sandri Rumanama dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta,  Sabtu, 27 Desember 2025.

Aktivis berdarah Maluku itu mengungkapkan hasil analisis dan kajian HAI terkait gebrakan penting Polri pada 2025 di berbagai sektor. Di antaranya pada sektor kamtibmas, penegakan hukum, keamanan siber, termasuk pada sektor ketahanan pangan.


"Kami sudah lakukan kajian dan analisis mendalam, sehingga bisa menyimpulkan bahwa kinerja Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit sangat luar biasa banyak," ungkap Sandri.

Sandri yang juga fungsionaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menilai kinerja positif Polri di 2025 sangat linier dengan program Polri Presisi yang digaungkan Jenderal Sigit.

"Bisa kami katakan bahwa Polri lebih banyak berbuat, lebih banyak mendengar, dan lebih banyak memberi solusi atas persoalan di masyarakat. Itu hasil kajian yang kami lakukan selama ini," ungkapnya lagi.

Ia lantas menjabarkan sejumlah kinerja polri yang dapat dipotret secara garis besar. Sebab sangat banyak catatan keberhasilan Polri yang tentunya tidak memungkinkan untuk ditulis satu demi satu.

Pertama, dalam aspek Kamtibmas, Polri berhasil mewujudkan zero attack dari aktivitas terorisme. 

"Sudah tidak pernah lagi kita lihat terorisme di masa Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Itu nyata prestasi Polri," jelas Sandri.

Selain itu, Polri juga berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga  31,43 persen, dan tingkat fatalitas 53,42 persen dalam Operasi Ketupat 2025.

“Polri sukses mengamankan, menangkap dan menyadarkan 13.438 pelaku premanisme,” tegasnya.

Kedua, dalam aspek penegakan hukum, Polri sukses menindak 23.456 perkara kejahatan dengan barang bukti senilai Rp6,97 triliun.

“Polri juga menindak 1.297 perkara judi online dengan barang bukti senilai Rp922,53 miliar. Mengidentifikasi 325 kampung narkoba dan mentransformasi 145 di antaranya menjadi kampung bebas narkoba. Polri juga memproses 13 perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan aset senilai Rp1,8 triliun,” tegas dia.

Ketiga, dalam aspek ketahanan pangan, Polri mendirikan 139 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 430.000 penerima manfaat.

“Selain itu, Polri juga melakukan penanaman jagung dengan total luas lahan 429.000 ha dan melakukan panen raya jagung serentak kuartal I dan II-2025 dengan total 2,08-2,5 juta ton,” bebernya.

Keempat, dalam aspek Keamanan Siber, Polri telah membentuk Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) dan satgas optimalisasi penerimaan negara dan mengembangkan pelayanan Super Apps Presisi dan Command Center. 

Kelima, dalam melaksanakan misi kemanusiaan, Polri telah melakukan kerja sama penegakan hukum lintas negara dan embangun pusat misi internasional kawasan Asia Tenggara di Tangerang Selatan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya