Berita

Ilustrasi emas dan perak (Artificial Intelligence)

Bisnis

Rekor Baru Logam Mulia: Emas, Perak, dan Platinum Meroket Tajam

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia mencetak sejarah pada perdagangan di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange, Jumat 26 Desember 2025, waktu setempat 

Emas spot melonjak ke rekor tertinggi baru di level 4.529,8 Dolar AS per ons, mencatatkan tren pertumbuhan tahunan terkuat sejak 1979.

Sementara emas kontrak berjangka untuk pengiriman Februari naik 1,3 persen menjadi 4.559 Dolar AS.


Kenaikan ini didorong oleh melemahnya indeks Dolar AS serta tingginya permintaan aset aman (safe haven) akibat ketegangan geopolitik global.

Namun, bintang utama dalam perdagangan kali ini adalah perak, yang harganya terbang 7 persen hingga menembus angka psikologis 77 Dolar AS per ons untuk pertama kalinya. 

Sepanjang tahun ini saja, perak telah melonjak 167 persen akibat krisis pasokan dan statusnya sebagai mineral penting. Tidak ketinggalan, platinum juga mencetak rekor di level 2.411,46 Dolar AS atau naik 8,7 persen, sementara paladium melonjak hampir 10 persen.

Investor mengantisipasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada tahun 2026, yang diperkuat oleh spekulasi kebijakan moneter yang lebih longgar di bawah pemerintahan Donald Trump. 

Ketegangan di Nigeria dan tren bank sentral dunia yang mengurangi ketergantungan pada Dolar terus mengalirkan dana ke pasar logam.

Investasi ETF, arus masuk modal yang kuat ke dana investasi logam turut mempercepat reli harga.

Meski harga yang sangat tinggi mulai membatasi pembelian ritel di negara konsumen besar seperti India, para analis memprediksi tren kenaikan ini masih akan berlanjut. Target harga emas selanjutnya diprediksi mencapai 4.686 Dolar AS, dengan potensi menyentuh level 5.000 Dolar AS  pada paruh pertama tahun depan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya