Berita

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli. (Foto: DPRD DKI)

Nusantara

PKS Dukung Pesta Tahun Baru di Jakarta Tanpa Hura-hura

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 04:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Pramono Anung untuk meniadakan pesta kembang api pada perayaan malam Tahun Baru 2026 banyak memperoleh dukungan.

Salah satunya datang dari Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli yang dikutip dari Youtube MTZ Jakarta, Sabtu 27 Desember 2025.

"Saya mendukung jika tidak ada acara hura-hura, termasuk tidak ada kembang api, mercon dan lain-lain di Jakarta ketika memasuki tahun 2026," kata Taufik.


Taufik menilai Kepgub tersebut sudah sangat tepat mengingat beberapa wilayah di Indonesia sedang dilanda bencana. Seperti banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Keputusan yang tepat jika di Jakarta kita melewati tahun 2025 menuju 2026 tanpa hal yang sifatnya hura-hura," kata Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.

Ia mengajak warga memperingati pergantian tahun dengan cara-cara yang lebih elegan. Antara lain berdoa di rumah-rumah ibadah.

"Tapi kalau mau merayakan di Monas, Ancol atau di tempat bisa dengan cara main cahaya saja. Kita bikin Monas dengan permainan cahaya," kata Taufik. 

Diketahui, Pemprov DKI tetap menggelar panggung perayaan malam pergantian tahun di sejumlah titik. Meski tanpa peluncuran kembang api, tetap akan dihadirkan penampilan musik hingga atraksi drone saat hitung mundur Tahun Baru 2026.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI tak menggelar pesta kembang api dalam merayakan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta. Bahkan, Pramono memutuskan untuk memangkas jumlah titik perayaan malam tahun baru.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya