Berita

Ilustrasi penembakan. (Foto: RMOLNetwork)

Presisi

Lima Orang Terluka Gegara Ditembaki ASN

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 02:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SS yang berdinas di RS Polri Tebing menembaki warga di Perumahan Rorinata, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun pada Rabu malam, 24 Desember 2025. Akibatnya, lima orang mengalami luka tembak dan luka fisik lainnya.

Insiden yang terjadi di Jalan Nagur sekitar pukul 20.00 WIB itu sontak memicu kepanikan warga. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta senjata api rakitan beberapa jam setelah kejadian.

“Penembakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Nagur, Perumahan Rorinata,” kata Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, dikutip dari akun Instagram resmi Polres Simalungun, Jumat 26 Desember 2025.


Akibat aksi tersebut, lima warga menjadi korban. Yakni Deardo Putra Mandasari Purba (32) mengalami luka tembak di dada kiri dan sempat menjalani perawatan di RS Rondahaim Saragih sebelum dirujuk ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam. Risjon Pardamoan Purba (22) tertembak di tumit kaki kiri, sementara Jhon Sendi Sahputra Sinaga (26) mengalami luka di pergelangan tangan kanan.

Korban lainnya, Sampi Tua Sihotang (40), yang merupakan PNS di Sekretariat Daerah, tidak terkena peluru namun disemprot cairan cabai ke arah mata dan dipukul pada lengan kanan. Sedangkan Jan Rafael Saragih (22) menderita luka tembak di bagian perut sebelah kiri.

Polisi mengungkap, rangkaian kekerasan itu bermula dari persoalan sepele.

“Kejadian diawali dari teguran terkait lampu hias Natal yang tersangkut mobil pikap dan rusak,” kata Verry Purba.

Meski sempat dimediasi dan disepakati berdamai, ketegangan kembali muncul pada malam harinya. Korban Sampi Tua Sihotang dipanggil oleh anak pelaku dan diajak ke sebuah lokasi yang minim penerangan.

“Di lokasi itu, pelaku datang membawa samurai," kata Verry.

Korban sempat berupaya mengamankan senjata tajam tersebut. Namun upaya itu justru berujung kekerasan.

“Pelaku menyemprotkan cairan cabai ke mata korban dan memukulnya,” kata Verry.

Situasi semakin tidak terkendali saat sejumlah warga mendatangi rumah pelaku. Aparat lingkungan bersama polisi mencoba menenangkan keadaan, namun SS justru bertindak nekat.

“Pelaku menembak ke udara, lalu kembali menembak ke arah massa hingga mengenai tiga orang,” kata Verry.

Aksi pelaku akhirnya terhenti setelah seorang anggota polisi berhasil merebut senjata api rakitan yang digunakan. Polres Simalungun memastikan proses hukum akan dilakukan secara tegas.

“Pelaku dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tanpa izin serta Pasal 351 KUHP,” pungkas Verry dikutip dari RMOLSumut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya