Berita

Kejaksaan Agung Republik Indonesia. (Foto: RMOL)

Hukum

Daftar Mutasi Kejagung: 17 Kajari Hanya Geser Wilayah, 26 Diangkat Kajari Baru

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 16:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mutasi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025 mengantarkan 26 pejabat Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan pegawai di lingkungan Kejagung menjadi Kajari baru.

Dikutip redaksi, Jumat, 26 Desember 2025, 26 pejabat yang diangkat menjadi Kajati baru, yakni Koordinator pada Kejati NTT Eben Ezer Mangunsong kini menjabat sebagai Kajati Sanggau, Asisten intelijen pada Kejati Kaltara Semeru menjadi Kajati Kabupaten Bekasi, Koordinator pada Kejati Sumbar Hamidi menjadi Kajari Penukal Abab Lematang Ilir.

Koordinator pada Kejati Kepri Budi Triono menjadi Kajati Hulu Sungai Utara, Koordinator pada Kejati Kepri Olan Laurence Hasiholan Pasaribu menjadi Kajari Kabupaten Gorontalo, Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Erny Veronica Maramba menjadi Kajari Kota Tasikmalaya.


Kabag Tata Usaha pada Kejati Banten Ema Siti Huzaemah Ahmad menjadi Kajari Musi Rawas, Kepala Bagian Penyusunan Rencana Anggaran dan Program Kerja pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejagung Topik Gunawan menjadi Kajari Jakarta Timur, Kepala Subdirektorat V.D pada Direktorat V Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung Nislianudin menjadi Kajari Sumenep.

Asisten Pembinaan pada Kajati Sulawesi Tenggara Adam Saimima menjadi Kajari Jayapura, Koordinator pada Kajati NTT Janu Arsianto menjadi Kajari Seluma, Kabag Tata Usaha pada Kejati Sulawesi Utara Sterry Fendy Andih menjadi Kajari Buton, Koordinator pada Kejati Maluku Fadjar menjadi Kajari Maluku Tenggara.

Koordinator pada Kejati NTB I Putu Eka Suyantha menjadi Kajari Mimika, Koordinator pada Kejati Bengkulu Rozano Yudistira menjadi Kajari Aceh Selatan, Koordinator pada Kejati Kepulauan Bangka Belitung Zulham Pardamean menjadi Jakari Barito Selatan, Kabag Tata Usaha pada Kejati Riau Rama Eka Darma menjadi Kajari Minahasa.

Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat D Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Umum Kejagung Rivo Chandra Makarupa menjadi Kajari Kota Kediri, Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Ridwan Sujana Angsar menjadi Kajari Medan.

Kabag Tata Usaha dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejagung Romulus Haholongan menjadi Kajari Blitar, Koordinator pada Kajati Bali I Gusti Ayu Agung Fitria menjadi Kajari Lombok Timur, Koordinator pada Kejati Sulteng Erwin menjadi Kajari Bulukumba, Koordinator pada Kejati Maluku Utara Teuku Panca Adhyaputra menjadi Kajari Belitung.

Koordinator pada Kejati Jateng Lingga Nuarie menjadi Kajari Minahasa Utara, Koordinator pada Kejati Jambi Ryan Palasi menjadi Kajari Tanah Datar, dan Asisten Intelijen pada Kejati Lampung Fajar Gurindro menjadi Kajari Kabupaten Tangerang.

Selain itu, ada 17 Kajari yang hanya berpindah tugas dan tetap menjadi Kajari, yakni Kajari Belitung Bagus Nur Jakfar Adi Saputro yang dipindah menjadi Kajari Kepahiang, Kajari Barito Selatan Dino Kriesmiardi menjadi Kajari Nganjuk, Kajari Aceh Selatan R Indra Senjaya menjadi Kajari Klungkung.

Kajari Bulukumba Banu Laksamana pindah menjadi Kajari Cimahi, Kajari Lombok Timur Hendro Wasisto menjadi Kajari Lamongan, Kajari Minahasa B. Hermanto menjadi Kajari Ngawi.

Kemudian Kajari Mimika Conny Novita Sahetapy Engel pindah menjadi Kajari Kabupaten Pekalongan, Kejari Bungo Krisdianto sebagai Kajari Kabupaten Banjar, Kajari Maluku Tenggara Fik Fik Zulrofik pindah menjadi Kajari Bungo.

Selanjutnya Kajari Buton Gunawan Wisnu Murdiyanto pindah menjadi Kajari Muara Enim, Kajari Seluma Eka Nugraha pindah menjadi Kajari Pelalawan, Kajari Penukal Abab Lematang Ilir Farriman Isandi Siregar pindah menjadi Kajari Pacitan, dan Kajari Kabupaten Gorontalo Abvianto Syaifulloh pindah menjadi Kajari Bangka Tengah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya