Berita

Greta Thunberg berdemonstrasi bela Palestina di London, Inggris. (Foto: AFP)

Dunia

Aktivis Swedia Ditangkap saat Aksi Bela Palestina di London

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 01:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Aktivis asal Swedia Greta Thunberg sempat ditangkap polisi London saat mengikuti demonstrasi membela Palestina, sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan pada Rabu, 24 Desember 2025.

Penangkapan Thunberg terjadi ketika ia menyuarakan dukungan terhadap kelompok Palestine Action dalam aksi solidaritas bagi para aktivis yang tengah melakukan mogok makan.

Greta diamankan aparat saat membentangkan spanduk dukungan di kawasan finansial London, Inggris. Kelompok aktivis Prisoners for Palestine menyebut penangkapan itu dilakukan dengan menggunakan Undang-Undang Terorisme.


"Greta Thunberg ditangkap berdasarkan Undang-Undang Terorisme dalam demonstrasi untuk Palestina," tulis pernyataan resmi Prisoners for Palestine, dikutip dari AFP, Rabu, 24 Desember 2025.

Saat ditangkap, Thunberg memegang spanduk bertuliskan, "Saya mendukung tahanan Palestine Action. Saya menentang genosida".

Kepolisian London membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan Thunberg ditangkap karena diduga menunjukkan dukungan terhadap organisasi terlarang. 

"Wanita berusia 22 tahun tersebut ditangkap karena memamerkan barang (spanduk) yang menunjukkan dukungan terhadap organisasi terlarang. Hal ini bertentangan dengan Pasal 13 UU Terorisme tahun 2000," ujar Kepolisian London.

Polisi menjelaskan penangkapan terjadi setelah tiga orang lebih dulu diamankan terkait dugaan perusakan gedung menggunakan palu dan cat merah di kawasan keuangan London, sebelum Thunberg datang ke lokasi dan ditahan.

Organisasi Palestine Action sendiri telah dilarang pemerintah Inggris sejak Juli lalu setelah sejumlah anggotanya membobol pangkalan angkatan udara dan merusak fasilitas militer.

Sejumlah aktivis kelompok tersebut kini ditahan dan menjalani proses hukum, dengan sebagian melakukan mogok makan untuk menuntut pembebasan dengan jaminan. Dua di antaranya memulai mogok makan sejak awal November dan diikuti tahanan lain pada pekan-pekan berikutnya.

Setelah sempat ditahan, Thunberg akhirnya dibebaskan dengan jaminan. 

"Thunberg dibebaskan dengan jaminan setelah ditangkap karena memegang papan bertuliskan ‘Saya mendukung tahanan Palestine Action. Saya menentang genosida,’" kata kelompok Prisoners For Palestine melalui X, Rabu, 24 Desember 2025.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya