Berita

Kementerian Agama gelar Dialog Media di Jakarta, Selasa 23 Desember 2025 (Foto: Kemenag)

Nusantara

Refleksi 2025: Menag Targetkan Agama Jadi Penggerak Peradaban dan Ekonomi

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Agama Nasaruddin Umar memaparkan capaian signifikan Kementerian Agama (Kemenag) sepanjang tahun 2025. Fokus utama tahun ini bukan sekadar angka formal, melainkan bagaimana nilai agama mampu menurunkan kriminalitas, meningkatkan produktivitas, dan menjaga harmoni bangsa.

"Jika umat makin dekat dengan ajaran agama, kita bisa lega dan bernapas," ungkap Menag dalam dialog media di Jakarta, Selasa malam  23 Desember 2025. 

Acara ini dihadiri Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, jajaran pejabat Eselon I dan II, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, serta Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar.


Menag meyakini bahwa kedekatan umat dengan agama adalah kunci stabilitas negara. 

Sejumlah capaian diraih Kemenag dalam setahun lebih Kabinet Merah Putih. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) misalnya, tahun ini mencapai skor 77,89 persen, tertinggi sejak survei 2015.

"Tidak ada artinya pertumbuhan ekonomi dan kekayaan negara tanpa kerukunan," tegas Menag. 

Tahun 2025 juga menjadi saksi transformasi besar dalam tubuh Kemenag. Dengan kemandirian BPJPH dan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, Kemenag kini tampil lebih ramping namun fokus pada isu krusial, yaitu pendidikan dan kerukunan. 

Salah satu terobosan yang menarik perhatian dunia adalah konsep Ekoteologi dan Kurikulum Cinta. Program yang telah dirintis sejak awal tahun ini menekankan pentingnya bahasa agama dalam menjaga lingkungan. Menag menyadari bahwa kesadaran lingkungan tidak bisa dipaksa hanya dengan aturan administratif. 

Membangun kesadaran ekoteologi bukan program instan. Dibutuhkan waktu empat sampai lima tahun ke depan untuk bisa diimplementasikan maksimal. 

"Tanpa bahasa agama, tidak mungkin manusia bisa menciptakan kesadaran umat untuk memelihara lingkungan," tuturnya. 

Melalui teologi yang lebih "hijau" dan inklusif, ia berharap generasi mendatang tumbuh tanpa benih kebencian.

Di sisi lain, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin memaparkan keberhasilan nyata dari sisi pemberdayaan. Tahun 2025 mencetak sejarah dengan sertifikasi 101 ribu guru dan transformasi 11 kampus keagamaan menjadi universitas. Dampak ekonominya pun luar biasa; penghimpunan zakat diproyeksikan menembus Rp50 triliun, sementara sinergi program "Kota Wakaf" diperkirakan memberi dampak ekonomi hingga Rp6,1 triliun.

Sebagai aksi nyata di penghujung tahun, Kemenag meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik yang melibatkan 6.859 masjid untuk melayani masyarakat selama libur Nataru. Menag menekankan bahwa tempat ibadah harus selalu terbuka untuk kepentingan publik. 

"Rumah ibadah adalah rumah kemanusiaan," pungkasnya, menutup refleksi tahunan dengan pesan inklusivitas yang kuat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya